Home Ragam Waketum GP Ansor: Mafia Pangan dan narasi Feri Amsari, Sama. Bersatu Serang Swasembada Pangan
Ragam

Waketum GP Ansor: Mafia Pangan dan narasi Feri Amsari, Sama. Bersatu Serang Swasembada Pangan

Share
Mafia Pangan
Kontroversi Feri Amsari soal swasembada dibantah GP Ansor, yang menilai tudingan minim data dan berpotensi menyesatkan publik.
Share

IKNPOS.ID – Akademisi Hukum tata negara Feri Amsari akhir akhir ini menjadi sorotan. Pasalnya ia memberikan tuduhan kepada Presiden Prabowo Subianto soal ‘kebohongan swasembada’.

sorotan datang salah satunya dari Wakil Ketua Umum (Waketum) Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, H Muh Mabrur L Banuna.

Mabrur menilai narasi Feri cenderung menyesatkan publik karena minim data, tanpa pemahaman teknis. Mabrur menyebut pola ini tidak beda dengan cara mafia pangan bekerja, menciptakan keraguan agar publik kehilangan kepercayaan.

“ini tanpa data, tanpa pijakan jadi publik wajar curiga kalau narasi demikian beragenda swasembada terlihat gagal?” tegas Mabrur.

Menurutnya, apa yang disampaikan Feri Amsari bukan kritik, melainkan insiunasi opini di luar kompetensinya yaitu sebagai akademisi hukum.

“beda pendapat dan kritik sah saja tapi argumen tetap harus dibangun di atas data, fakta dan kompetensi”. katanya blak-blakan.

Ia menegaskan, dalam kondisi produksi naik, stok melimpah, dan penindakan masif, tudingan bahwa swasembada adalah kekeliruan dan tidaklah benar.

Mabrur menyebut data justru berbicara keras. Bukan klaim, bukan opini, tetapi angka resmi yang menunjukkan produksi beras nasional tahun 2025 menguat, mencapai sekitar 34,69 juta ton. Bahkan, lembaga internasional seperti Food and Agriculture Organization dan United States Department of Agriculture menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di kawasan Asia.

Menurutnya, pola narasi yang terus meremehkan capaian pangan dapat berbahaya karena membuka ruang bagi kepentingan lama, ketergantungan impor dan distorsi pasar.

“Pertanian itu bukan cuma soal luas lahan. Ada air, benih, pupuk, teknologi, manajemen. Ini bukan panggung opini bebas tanpa tanggung jawab,” ujarnya.

Mabrur bahkan mengapresiasi capaian swasembada pangan yang merupakan buah dari berbagai kebijakan. Mulai dari pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, cetak sawah, penambahan alokasi dan kemudahan distribusi pupuk subsidi, dan penyesuaian harga pembelian pemerintah (HPP) bagi petani.

Share
Related Articles
Shopee
Ragam

Shopee Permudah Belanja Kebutuhan Harian dengan Belanja Instant 1 Jam Tiba

IKNPOS.ID - Situasi kehabisan kebutuhan pokok di rumah sering kali datang tanpa...

harga energi
Ragam

Naik Turun Harga Energi Non Subsidi Termasuk LNG Merupakan Hal Biasa

IKNPOS.ID - Praktisi Migas Widhyawan Prawiraatmadja mengungkapkan penyesuaian harga energi di tengah...

timnas Futsal U-17
Ragam

Gubernur Banten Andra Soni Beri Dukungan Semangat ke Timnas Futsal U-17

IKNPOS.ID - Gubernur Banten Andra Soni memberikan dukungan dan semangat kepada Tim...

BTN
Ragam

BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Hadirkan Akses Kepemilikan Hunian yang Lebih Terintegrasi

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Web...