IKNpos.id – Genderang pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Pulang Pisau kian kencang bertalu. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Pulang Pisau kini tengah memasuki fase krusial dalam menyusun draf rekomendasi strategis atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan upaya mendalam untuk memastikan setiap rupiah dari APBD benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat “Bumi Handep Hapakat”.
Proses penyusunan rekomendasi ini melibatkan evaluasi tajam terhadap kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pansus fokus pada sinkronisasi antara realisasi program di lapangan dengan data yang tertuang dalam dokumen laporan.
Catatan-catatan kritis dipastikan akan mewarnai hasil akhir Pansus guna memperbaiki celah-celah manajemen anggaran yang masih ditemukan selama tahun berjalan.
Dewan menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar demi kemajuan daerah yang lebih inklusif.
“Kami tidak ingin rekomendasi ini hanya menjadi tumpukan kertas formalitas. Setiap catatan yang kami susun adalah representasi suara rakyat yang menuntut perbaikan.
Kami ingin memastikan pemerintah daerah bekerja lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran pada tahun-tahun mendatang,” tegas perwakilan Pansus DPRD Pulang Pisau di sela kegiatan.
Diharapkan, hasil kerja Pansus ini nantinya menjadi pedoman kuat bagi pihak eksekutif untuk segera melakukan pembenahan internal. Dengan pengawasan yang konsisten dan tajam dari legislatif, Kabupaten Pulang Pisau optimis mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Fadli mengatakan pihaknya menyiapkan penyelarasan rekomendasi terhadap Laporan Kinerja Pemerintah Daerah (LKPD), sebagai tindak lanjut agar sejalan dengan arah pembangunan yang telah direncanakan.
“Minggu depan kami kembali jadwalkan bertemu dengan pihak eksekutif untuk menyelaraskan rekomendasi ini,” kata Ahmad Fadli di Pulang Pisau, Senin.