IKNpos.id – Wajah pariwisata di Kalimantan Timur kini memasuki era baru yang lebih modern dan terintegrasi.
Dalam sebuah langkah strategis yang visioner, Pemerintah Provinsi Kaltim bersama Pemerintah Kota Samarinda resmi menggandeng Bank Indonesia (BI) untuk memperkokoh ekosistem wisata di Kampung Tenun, Samarinda Seberang.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kota Samarinda menggandeng Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim untuk berkolaborasi memperkuat ekosistem wisata Kampung Tenun Samarinda, sebagai langkah mempercepat perputaran ekonomi lokal.
Kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran Program Pengembangan Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Desa Wisata Kampung Tenun, melalui pendampingan, literasi, hingga permodalan.
Kolaborasi ini bukan sekedar bantuan sosial, melainkan upaya sistematis membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mandiri dan berdaya saing global.
Fokus utama dari kerja sama segitiga emas ini adalah mengawinkan keluhuran tradisi tenun dengan kecanggihan sistem keuangan digital serta manajemen pariwisata yang profesional.
Bank Indonesia mengusung misi besar melalui program dedikasi untuk negeri, yakni melakukan digitalisasi total pada sistem pembayaran UMKM di kawasan tersebut. Dengan penerapan QRIS yang terintegrasi, turis mancanegara maupun domestik kini dapat bertransaksi dengan lebih aman dan mudah. Selain itu, BI juga memberikan pendampingan dalam hal standardisasi kualitas produk agar Sarung Samarinda memiliki nilai tawar yang tinggi di pasar ekspor.
Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda pun tak tinggal diam. Dukungan infrastruktur jalan, dermaga wisata di tepian sungai, hingga promosi masif di level internasional terus digencarkan. Tujuan satu: menjadikan Kampung Tenun sebagai top-of-mind destinasi wisata budaya di Kalimantan.
Digitalisasi dan Standardisasi: Menuju Wisata Kelas Dunia
Bank Indonesia mengusung misi besar melalui program dedikasi untuk negeri, yakni melakukan digitalisasi total pada sistem pembayaran UMKM di kawasan tersebut. Dengan penerapan QRIS yang terintegrasi, turis mancanegara maupun domestik kini dapat bertransaksi dengan lebih aman dan mudah. Selain itu, BI juga memberikan pendampingan dalam hal standardisasi kualitas produk agar Sarung Samarinda memiliki nilai tawar yang tinggi di pasar ekspor.