IKNpos.id – Era berdagang secara konvensional kini mulai bergeser ke arah visual. Menyadari hal tersebut, sebuah inisiatif strategis digelar di Hulu Sungai Utara (HSU) untuk membekali para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan keahlian sebagai video content creator. Langkah ini menjadi tonggak baru bagi produk-produk unggulan Amuntai dan sekitarnya untuk tidak hanya jago kandang, tapi juga bersinar di kancah nasional.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan Video Content Creator bagi pelaku UMKM di Aula KH. Idham Chalid, Kota Amuntai, pada Rabu.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk secara kreatif (go digital).
Bupati HSU Sahrujani hadir bersama jajaran SKPD untuk membuka acara yang diikuti antusias oleh para peserta pelatihan tersebut.
Pelatihan ini bukan sekadar teknis mengedit video, melainkan tentang bagaimana membangun narasi produk (storytelling) yang mampu menyentuh emosi calon pembeli di platform seperti TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts.
Satu Klik Menuju Pasar Tanpa Batas
Dia menegaskan bahwa produk lokal akan lebih mudah dikenal luas dan berpotensi viral melalui konten digital yang menarik.
“Dengan berkonten, insya Allah usaha masyarakat akan semakin maju. Kami juga menyiapkan dukungan permodalan melalui kerja sama perbankan,” tambahnya.
Dengan hanya bermodalkan smartphone, para pelaku UMKM diajarkan cara mengambil sudut gambar yang estetik (cinematic shot), pencahayaan yang menarik, hingga pemilihan musik yang sedang tren. Transformasi ini sangat krusial, mengingat perilaku konsumen saat ini yang jauh lebih tertarik membeli produk setelah melihat ulasan video yang kreatif dan informatif.
Program “HSU Go Digital” ini menargetkan ribuan produk lokal, mulai dari kerajinan anyaman hingga kuliner khas, untuk memiliki etalase digital yang profesional. Hal ini diharapkan dapat memutus rantai distribusi yang panjang dan langsung mempertemukan produsen dengan konsumen akhir di seluruh Indonesia.