Home News Lonceng Berbunyi! Bengkayang ‘Gas Pol’ Sekolah Tatap Muka 100 Persen, Ruang Kelas Kembali Hidup!
News

Lonceng Berbunyi! Bengkayang ‘Gas Pol’ Sekolah Tatap Muka 100 Persen, Ruang Kelas Kembali Hidup!

Hari pertama sekolah

Share
Pemerintah daerah memastikan bahwa kembalinya siswa ke sekolah bukan sekadar memindahkan lokasi belajar, melainkan upaya mengembalikan esosial dan kualitas pendidikan
Pemerintah daerah memastikan bahwa kembalinya siswa ke sekolah bukan sekadar memindahkan lokasi belajar, melainkan upaya mengembalikan esosial dan kualitas pendidikan
Share

IKNpos.id – Setelah sekian lama sepi dan hanya terhubung lewat layar gawai, denyut nadi pendidikan di Kabupaten Bengkayang kini kembali berdetak kencang. Keputusan besar telah diambil: seluruh jenjang pendidikan di wilayah ini resmi melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara menyeluruh. Jalanan kini kembali diwarnai oleh lalu lalang seragam sekolah, menandai berakhirnya era keterbatasan ruang digital.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menyatakan seluruh sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara penuh guna mencegah terjadinya learning loss atau penurunan kemampuan belajar siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkayang Heru Pujiono menegaskan, kebijakan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menjaga kualitas pendidikan serta memastikan capaian belajar siswa tetap optimal.

Ia mengatakan bahwa pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Idul Fitri 1447 Hijriah di Bengkayang pihaknya melakukan upacara bendera di seluruh satuan pendidikan. Upacara tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026, yang menginstruksikan sekolah melaksanakan upacara setiap hari Senin, termasuk pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia serta menyanyikan lagu nasional dan lagu penguatan karakter.

Heru juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan asri sebagai bagian dari budaya pendidikan.

Langkah berani ini diambil setelah melalui serangkaian evaluasi ketat terhadap kesiapan fasilitas dan stabilitas kondisi kesehatan di daerah. Pemerintah daerah memastikan bahwa kembalinya siswa ke sekolah bukan sekadar memindahkan lokasi belajar, melainkan upaya mengembalikan esosial dan kualitas pendidikan yang sempat terhambat.

Antusiasme yang Tak Terbendung

Suasana di berbagai sekolah, mulai dari pelosok desa hingga pusat kota Bengkayang, tampak sangat dinamis.
Ruang kelas yang dulunya kosong kini kembali riuh dengan diskusi dan tawa. Namun, di balik kemeriahan itu, disiplin tetap menjadi napas utama. Setiap sekolah telah dilengkapi dengan sarana pendukung kebersihan yang memadai, memastikan proses transfer ilmu berjalan aman dan nyaman bagi semua pihak.

Share