IKNPOS.ID – Fabio Di Giannantonio menegaskan bahwa sebagai pembalap MotoGP, tujuan utamanya adalah menang. Rider VR46 Ducati ini merasa bahwa menerima hasil di bawah kemenangan sama dengan kehilangan ambisi dan tujuan di kompetisi tertinggi balap motor dunia. Pernyataan ini muncul setelah dia menunjukkan performa kuat di Grand Prix Brasil, di mana ia menjadi pembalap Ducati terbaik.
Hasil Terbaru dan Target Musim
Di GP Brasil, Di Giannantonio berhasil finis kedua di sprint race di belakang Marc Marquez dan menempati podium ketiga pada balapan utama. Hasil ini membuatnya unggul sebagai pembalap Ducati teratas di klasemen sementara, tiga poin di depan Marquez dan 19 poin di belakang pemimpin klasemen Marco Bezzecchi. Meski telah meraih kemenangan sebelumnya di Qatar 2023, Di Giannantonio belum mampu mengulang kesuksesan tersebut secara konsisten.
Rider Italia ini menekankan bahwa podium saja bukan standar yang memuaskannya. “Saya akan kehilangan ambisi atau tujuan jika saya datang ke sini dan berkata ‘saya ingin finis kelima setiap balapan’. Saya ingin mencoba menang, saya ingin mencoba mendekati Marc [Marquez], Bez [Marco Bezzecchi], dan Jorge [Martin]. Saya ingin menjadi salah satu dari mereka yang menang balapan,” katanya dalam konferensi pers pasca-balapan di Brasil.
Kerja Keras Bersama Tim
Untuk mencapai target tersebut, Di Giannantonio bekerja intens bersama timnya. Pertemuan harian dan evaluasi performa menjadi bagian dari persiapan agar musim ini dapat berjalan maksimal. Fokusnya adalah meningkatkan konsistensi dan terus berusaha mendekati pembalap-pembalap papan atas MotoGP.
Ambisi yang Menjadi Motivasi
Pernyataan Di Giannantonio menunjukkan pentingnya ambisi pribadi dalam olahraga profesional. Keinginannya untuk selalu bersaing di puncak bukan hanya soal hasil, tetapi juga identitas sebagai pembalap yang selalu mengincar kemenangan. Strategi, kerja sama tim, dan motivasi internal menjadi faktor kunci dalam membangun performa yang mampu menantang juara dunia.