IKNPOS.ID – Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) di berbagai daerah masih berlangsung dengan progres yang beragam. Pemerintah mencatat, dari total 32.488 unit yang dibangun secara nasional, baru sekitar 3.135 unit yang telah selesai 100 persen.
Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, menjelaskan bahwa sebagian besar proyek masih berada pada tahap awal pembangunan.
“Proses pembangunan memang sedang berjalan. Ada yang progresnya di bawah 20 persen, ada juga yang sudah mencapai 20 hingga 50 persen,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Progres Masih Didominasi Tahap Awal
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 13.587 unit masih berada di bawah progres 20 persen atau tahap kerangka awal. Sementara lebih dari 10 ribu unit lainnya telah mencapai progres antara 21 hingga 50 persen.
Menurut Ahmad, kondisi bangunan yang masih berupa kerangka merupakan hal yang wajar dalam tahapan konstruksi dan menjadi bagian dari proses pembangunan yang sedang berjalan.
Target Rampung Pertengahan Tahun
Pemerintah menargetkan sekitar 30 ribu unit Kopdes yang saat ini dibangun dapat diselesaikan secara bertahap, dengan target utama rampung pada pertengahan tahun 2026.
“Targetnya, mudah-mudahan pada Juli sudah rampung,” jelasnya.
Durasi pembangunan setiap unit diperkirakan memakan waktu 3 hingga 4 bulan. Sementara untuk proyek yang masih di kisaran 20 persen, dibutuhkan tambahan waktu sekitar 8 hingga 12 minggu untuk penyelesaian.
Dorong Ekonomi Desa
Pemerintah optimistis percepatan pembangunan Kopdes akan memperkuat ekonomi desa. Selain itu, keberadaan Kopdes diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan koperasi yang lebih modern dan terintegrasi.
Dengan progres yang terus berjalan, Kopdes diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal di berbagai wilayah Indonesia.