IKNPOS.ID – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain layar yang lebih lebar. Perangkat ini disebut akan memiliki layar utama berukuran 7,6 inci. Informasi tersebut berasal dari bocoran pembocor teknologi Digital Chat Station yang dilaporkan Gizmochina pada Minggu, 15 Maret 2026.
Menurut DCS, selain soal layar, bocoran terkait ponsel lipat terbaru Samsung ini juga menyinggung spesifikasi prosesornya.
Perangkat tersebut disebut akan dibekali prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5, sehingga performanya diperkirakan setara dengan Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 yang dijadwalkan meluncur tahun ini.
Dari sisi daya, ponsel ini dikabarkan menggunakan baterai dengan konfigurasi dual-cell dengan kapasitas total sekitar 4.800 mAh.
Secara rinci, kapasitas baterai itu terbagi menjadi 2.267 mAh dan 2.393 mAh.
Penggunaan dua baterai pada ponsel lipat bukan hal baru, karena metode ini memungkinkan produsen menempatkan baterai di dua bagian perangkat yang dapat dilipat.
Salah satu bocoran yang paling menarik adalah ukuran layar bagian dalam. Dengan bentang 7,6 inci, ukurannya sama seperti layar utama pada ponsel lipat model buku Samsung yang ada saat ini.
Namun, perbedaan utamanya diperkirakan terletak pada rasio aspek. Perangkat ini disebut akan hadir dengan bentuk lebih pendek tetapi lebih lebar, sehingga saat dibuka menampilkan rasio 4:3 yang menyerupai tablet.
Layar penutup yang lebih lebar dinilai lebih nyaman untuk aktivitas mengetik maupun mengirim pesan, sementara layar dalamnya lebih enak digunakan untuk membaca atau menonton video.
Hingga kini belum dapat dipastikan apakah ponsel ini akan diluncurkan secara global. Bocoran menyebutkan perangkat lipat dengan format layar lebar ini kemungkinan akan hadir lebih dulu di Korea Selatan.
Meski demikian, upaya Samsung menghadirkan desain baru pada ponsel lipatnya menunjukkan langkah perusahaan untuk tetap memimpin persaingan global di segmen ponsel lipat berlayar lebar.
Informasi ini juga sejalan dengan laporan sebelumnya yang menyebut Samsung sedang menguji beberapa konsep desain ponsel lipat sekaligus, tanpa menggantikan lini Galaxy Z Fold yang sudah ada.