IKNPOS.ID – Pemerintah Iran menegaskan tidak memiliki rencana untuk meminta gencatan senjata maupun membuka perundingan terkait situasi yang sedang berlangsung. Teheran menyatakan siap mempertahankan diri selama diperlukan.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam wawancara dengan CBS News pada Minggu 15 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa Iran tidak pernah mengajukan permintaan penghentian konflik maupun negosiasi.
“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta perundingan. Kami siap mempertahankan diri selama diperlukan,” kata Araghchi.
Dalam kesempatan tersebut, Araghchi juga menyampaikan pesan kepada Amerika Serikat agar memahami bahwa serangan terhadap Iran tidak akan membawa kemenangan.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah menghubungi Teheran untuk meminta jaminan keamanan bagi kapal-kapal mereka yang melintas di kawasan perairan strategis.
Menurut Araghchi, beberapa negara meminta agar kapal mereka dapat memperoleh jalur aman saat berlayar di wilayah tersebut.
“Saya tidak dapat menyebutkan negara tertentu, tetapi kami telah didekati oleh sejumlah negara yang ingin memperoleh jalur aman bagi kapal mereka. Hal ini menjadi kewenangan militer kami untuk memutuskan, dan mereka telah memutuskan untuk mengizinkan sekelompok kapal dari berbagai negara melintas secara aman dan terlindungi,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Araghchi ketika menanggapi perkembangan komunikasi antara Iran dengan sejumlah negara terkait keamanan pelayaran di kawasan Selat Hormuz. *