IKNPOS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perwakilan diplomatik dari Austria datang langsung ke kawasan pembangunan ibu kota baru Indonesia untuk melihat perkembangan proyek ambisius tersebut.
Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan diplomatik biasa. Di balik pertemuan itu, tersimpan peluang kerja sama teknologi, transportasi, pendidikan, hingga pengembangan kota cerdas yang berpotensi mengubah wajah Nusantara di masa depan.
Pertemuan penting tersebut berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN pada Rabu, 4 Maret 2026. Dan hasil diskusi awal ini membuka pintu bagi kolaborasi internasional yang lebih luas.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menerima langsung kedatangan perwakilan Kedutaan Besar Austria.
Delegasi tersebut dipimpin oleh Chargé d’Affaires ad interim Austria, Michael Wislocki, yang hadir bersama Commercial Counselor Austria, Sigmund Nemeti.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai potensi kerja sama strategis yang dapat dikembangkan seiring dengan pembangunan IKN.
Selain melihat perkembangan proyek secara langsung, delegasi Austria juga mempelajari peluang investasi dan kolaborasi teknologi yang dapat diterapkan di kota baru tersebut.
Basuki menjelaskan pembangunan IKN dirancang jauh lebih luas daripada sekadar memindahkan pusat pemerintahan Indonesia.
Menurutnya, Nusantara akan menjadi kota modern yang memiliki ekosistem lengkap.
“Pembangunan Nusantara tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun ekosistem kota yang utuh, mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan,” kata Basuki.
Ia menegaskan pemerintah membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Kolaborasi internasional dianggap penting untuk memperkaya konsep pembangunan kota masa depan di Nusantara.
Austria Tertarik Ikut Bangun Kota Hutan Modern
Perwakilan Austria, Michael Wislocki, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung perkembangan proyek IKN.







