Home News Iran Bantah Menutup Selat Hormuzk: Tidak Masuk Akal
News

Iran Bantah Menutup Selat Hormuzk: Tidak Masuk Akal

Share
AS-Iran Kembali Bertemu di Oman: Kesepakatan atau Bencana?
AS-Iran Kembali Bertemu di Oman: Kesepakatan atau Bencana?
Share

IKNPOS.ID – Misi tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa membantah tudingan bahwa Teheran menutup Selat Hormuz. Dalam pernyataannya, Iran menilai klaim tersebut tidak berdasar dan justru menuduh Amerika Serikat telah membahayakan keamanan pelayaran di kawasan.

Melalui unggahan di platform media sosial X, misi Iran menegaskan bahwa negaranya tetap berkomitmen pada prinsip hukum internasional serta kebebasan navigasi di jalur pelayaran global.

“Klaim bahwa Iran menutup Selat Hormuz tidak berdasar dan tidak masuk akal,” tulis misi tersebut di platform media sosial AS X, menegaskan kembali bahwa Iran “tetap berkomitmen pada hukum internasional dan kebebasan navigasi.”

Kapal Perang Iran Diserang AS

Dalam pernyataan yang sama, Iran juga menuduh kapal perang mereka diserang oleh militer Amerika Serikat. Kapal fregat bernama IRIS Dena disebut tenggelam setelah dihantam kapal selam AS.

Kapal tersebut sebelumnya melakukan kunjungan ke India sebagai tamu angkatan laut dengan sekitar 130 pelaut di dalamnya. Menurut Iran, serangan itu terjadi saat kapal sedang berada di perairan internasional.

Menurut pernyataan tersebut fregat Dena, yang mengunjungi India sebagai tamu angkatan laut dengan 130 pelaut di dalamnya, dihantam dan ditenggelamkan “di perairan internasional oleh kapal selam AS tanpa peringatan,” hampir 2.000 mil dari pantai Iran, menewaskan lebih dari 100 pelaut.

“Serangan sembrono ini melanggar prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan kebebasan navigasi,” kata pernyataan itu.

Terjadi di Samudra Hindia

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa serangan terhadap kapal perang tersebut terjadi pada Rabu di wilayah laut lepas dekat Sri Lanka.

Kapal perang itu disebut sedang dalam perjalanan kembali ke Iran setelah mengikuti latihan angkatan laut di perairan lepas India pada bulan sebelumnya.

Akibat insiden tersebut, sebanyak 32 pelaut dilaporkan mengalami luka-luka, sementara sejumlah lainnya masih dinyatakan hilang.

Ketegangan Militer Memanas

Serangan terhadap kapal perang Iran di kawasan Samudra Hindia terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan. Situasi memanas setelah operasi militer yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran sejak Sabtu lalu.

Share
Related Articles
News

MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa di Tengah Dinamika Global

IKNPOS.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Iskandar mengajak seluruh elemen...

News

Komika Pandji Pragiwaksono Kembali Dipanggil Bareskrim Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja

IKNPOS.ID  - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri kembali menjadwalkan...

News

Premanisme Berkedok Debt Collector Makan Korban! Ahmad Sahroni: Bubarkan Perusahaan Finance Nakal

IKNPOS.ID - Aksi bengis para penagih utang kembali mencoreng dunia jasa keuangan...

News

Tagih Janji, Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo

IKNPOS.ID - Tokoh adat Dayak sekaligus Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo...