IKNPOS.ID – Kabar baik bagi jutaan pemudik! Kepolisian Republik Indonesia memastikan arus Mudik Lebaran 2026 dikawal besar-besaran. Sebanyak 317.664 personel Polri dikerahkan ke seluruh Indonesia untuk menjamin perjalanan aman, tertib, dan nyaman.
Jika digabung dengan personel TNI, kementerian, dan instansi terkait lainnya, total kekuatan pengamanan mendekati 390 ribu petugas gabungan. Langkah ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang difokuskan pada pengamanan jalur mudik dan pusat keramaian.
Operasi Ketupat 2026: Pengamanan di 185 Ribu Titik
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polri memetakan 185.544 titik strategis yang menjadi fokus pengawasan.
Transportasi Umum
- 618 terminal
- 268 stasiun
- 562 pelabuhan
- 182 bandara
Pusat Keramaian
- 2.962 pusat perbelanjaan
- 4.640 objek wisata
Tempat Ibadah
- 121.796 masjid
- 54.000 lokasi salat Idul Fitri
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat selama Ramadan hingga arus balik Lebaran.
2.756 Posko Siaga 24 Jam
Polri juga menyiapkan 2.756 posko Operasi Ketupat yang tersebar di jalur nasional dan daerah.
Rinciannya:
- 784 Pos Pelayanan (tempat istirahat pemudik)
- 1.629 Pos Pengamanan
- 343 Pos Terpadu (layanan kesehatan, bengkel siaga, hingga layanan lintas kementerian)
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Faisal, menyebut pos terpadu menjadi pusat layanan terpadu bagi masyarakat selama mudik.
10 Ruas Tol Fungsional Dibuka
Selain pengamanan personel, Korlantas juga menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas dengan membuka 10 ruas tol fungsional untuk membantu mengurai kepadatan.
Beberapa ruas strategis yang difungsikan antara lain:
Tol Japek Selatan
Alternatif jalur arus balik dari Bandung agar tidak seluruhnya menumpuk di Cikampek. Kendaraan akan dialihkan menuju Setu dan terhubung ke JORR 2.
Tol Bocimi Seksi 3
Menghubungkan Parung Kuda ke Karang Tengah tanpa melewati Pasar Cibadak, titik kemacetan klasik saat mudik.
Tol Prambanan–Yogyakarta
Membantu mengurai kepadatan kendaraan di wilayah DIY dan sekitarnya.







