Home Borneo Tersedia Anggaran Rp400 Miliar, Perbaikan Jalan di Provinsi Penyangga IKN Akan Dioptimalkan
Borneo

Tersedia Anggaran Rp400 Miliar, Perbaikan Jalan di Provinsi Penyangga IKN Akan Dioptimalkan

Share
Share

IKNPOS.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan memaksimalkan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk peningkatan dan perbaikan jalan provinsi pada 2026.

“Anggaran perbaikan jalan tahun ini memang turun drastis dari Rp2,2 triliun pada tahun 2025 menjadi sekitar Rp400 miliar, namun kami berupaya keras memaksimalkan alokasi yang ada tersebut demi progres pemantapan jalan Provinsi Kaltim,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PERA Kaltim, Muhammad Muhran, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menerangkan, saat ini pihaknya memiliki kewenangan atas 63 ruas jalan provinsi dengan total panjang mencapai 938,85 kilometer.

Dari keseluruhan panjang tersebut, kondisi jalan provinsi di provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah berstatus mantap mencapai 85,83 persen atau sekitar 805,77 kilometer.

Sementara itu, 14,17 persen lainnya atau kurang lebih 133,08 kilometer masih belum mantap sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut agar aktivitas perekonomian masyarakat tetap lancar.

Untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran, Dinas PUPR-PERA Kaltim menetapkan sejumlah ruas strategis sebagai prioritas perbaikan pada tahun ini di berbagai daerah.

“Prioritas pertama mencakup perbaikan jalan pada batas Kabupaten Kutai Timur menuju kawasan Talisayan dengan panjang penanganan sekitar 98 kilometer,” jelas Muhran.

Selanjutnya, perhatian diarahkan pada perbaikan ruas Simpang Empat Kaliorang hingga perbatasan Kabupaten Berau dengan panjang sekitar 149 kilometer.

Pemprov Kaltim juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur sepanjang tujuh kilometer di jalur Tering (Kutai Barat) menuju Ujoh Bilang (Mahakam Ulu) yang berstatus non-status.

Pengerjaan ruas Tering tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, sehingga pembiayaan dapat dibagi antara APBN, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.

“Selain jalan rusak, kami juga melakukan penanganan enam titik rawan longsor yang tersebar di wilayah Kaltim,” cakap Muhran.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....