Home Society IKN Takjil Ikonik! Semangkuk Bubur Ini Jadi Simbol Persatuan di Ibu Kota Nusantara
Society IKN

Takjil Ikonik! Semangkuk Bubur Ini Jadi Simbol Persatuan di Ibu Kota Nusantara

Share
Takjil Ikonik! Semangkuk Bubur Ini Jadi Simbol Persatuan di Ibu Kota Nusantara-Humas OIKN
Share

IKNPOS.ID – Menjelang azan Magrib berkumandang, suasana di pelataran Masjid Negara IKN berubah hangat.

Bukan hanya karena cahaya senja yang perlahan meredup, tetapi juga aroma kari rempah yang mengepul dari kuali besar di dapur terbuka.

Di sanalah Bubur Nusantara dimasak dengan penuh ketelatenan. Setiap hari selama Ramadan, sekitar 700 porsi disiapkan untuk masyarakat yang ingin berbuka puasa bersama. Tak heran jika menu ini menjadi magnet utama di kawasan Nusantara.

Lebih dari sekadar hidangan pembuka, bubur ini menjelma simbol kebersamaan di tengah kota yang sedang tumbuh menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia.

Cita rasa Bubur Nusantara bukanlah hasil eksperimen sesaat. Resepnya berasal dari Samarinda Seberang, wilayah di Kalimantan Timur, dan diwariskan secara turun-temurun.

Biasanya, hidangan ini hanya hadir saat Ramadan, menjadi menu istimewa keluarga.

Rahasia utamanya terletak pada racikan bumbu kari dengan rempah-rempah pilihan. Warna cokelat muda berpadu dengan taburan bubuk rempah keemasan membuat tampilannya sederhana namun menggoda.

“Kunci kelezatannya ada di bumbu kari. Aroma rempahnya itu yang bikin orang langsung tahu ini Bubur Nusantara,” kata Muhammad Tasrik, salah satu juru masak.

Proses memasaknya memakan waktu sekitar satu setengah jam. Selama itu pula, para juru masak bergantian mengaduk agar teksturnya lembut dan matang merata.

700 Porsi Sehari, Diserbu Beragam Kalangan

Menjelang waktu berbuka, masyarakat mulai berdatangan. Pegawai pemerintahan, pekerja konstruksi, keluarga, hingga anak-anak duduk berdampingan tanpa sekat.

Yang menarik, suasana ini tak hanya dihadiri umat Muslim. Warga non-Muslim pun kerap datang untuk menikmati atmosfer Ramadan dan mencicipi takjil khas tersebut.

Muslih, seorang petugas housekeeping di Rusun ASN, mengaku hampir tak pernah absen berbuka di masjid.

“Rasanya gurih, nagih banget. Selain enak, suasananya juga seru. Ramai dan terasa kekeluargaannya,” paparnya.

Akses menuju masjid yang mudah menjadi alasan tambahan mengapa banyak warga memilih berbuka di sana.

Share
Related Articles
Society IKN

Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga, OIKN Gelar Pelatihan Anyaman Rotan dan Ukir Kayu

IKNPOS.ID - Upaya pemberdayaan masyarakat terus dilakukan di kawasan Ibu Kota Nusantara...

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.
Society IKN

Basuki Ajak ASN dan Generasi Muda Pindah ke IKN: Kota Masa Depan untuk Milenial dan Gen Z

IKNPOS.ID - Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di...

411 Ribu Wisatawan IKN Selama Libur Panjang 2026  
Society IKN

411 Ribu Wisatawan IKN Selama Libur Panjang 2026  

IKNPOS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) kini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata...