Home News Tambak dan UMKM Pesisir Jadi Andalan Penguatan Ekonomi IKN
News

Tambak dan UMKM Pesisir Jadi Andalan Penguatan Ekonomi IKN

Share
Basuki Hadimuljono, Image: Otorita IKN
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan gedung pemerintahan. Otorita Ibu Kota Nusantara memastikan proyek strategis nasional ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan dilakukan dengan pendekatan inklusif agar warga lokal tidak hanya menjadi penonton.

“Pembangunan IKN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Mereka tidak hanya sebagai penerima, tetapi juga pelaku utama pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujarnya di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Tambak Jadi Desa Wisata

Salah satu fokus pemberdayaan adalah wilayah pesisir yang masuk dalam delineasi IKN, termasuk kawasan tambak di Desa Muara Sembilang, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara.

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi:

  • Desa wisata berbasis tambak

  • Sentra produksi pangan lokal

  • Kawasan ekonomi kreatif pesisir

Komoditas unggulan seperti bandeng, udang, dan rumput laut diproyeksikan menjadi tulang punggung ekonomi baru masyarakat setempat.

Diversifikasi Ekonomi Lewat Superhub Ekonomi Nusantara

Pengembangan sektor tambak dan UMKM pesisir dilakukan sejalan dengan konsep Superhub Ekonomi Nusantara (SEN). Strategi ini bertujuan memperkuat diversifikasi ekonomi agar IKN tidak hanya bergantung pada sektor pemerintahan.

Selain hasil perikanan, pelaku usaha lokal juga telah menghasilkan produk olahan seperti amplang udang dan kepiting yang siap dikembangkan ke pasar lebih luas.

Ke depan, produk lokal tidak lagi berhenti pada bahan mentah atau olahan sederhana. Otorita IKN mendorong peningkatan nilai tambah melalui fortifikasi pangan dan pengembangan bahan baku industri.

Basuki menjelaskan, inovasi yang dirancang antara lain:

  • Bubuk protein dari bandeng dan udang untuk tambahan gizi mikro

  • Ekstrak rumput laut sebagai bahan baku kosmetik dan farmasi

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.

Share
Related Articles
News

Kesbangpol Kaltim Batalkan Rencana Uang Saku bagi Ormas, Plt Kepala Badan Minta Maaf

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akhirnya membatalkan wacana pemberian uang saku...

News

Kabar Baik Bagi Petani! Harga Sawit Kaltim Naik Rp3.450 per Kg

IKNPOS.ID - Angin segar kembali berembus bagi para petani kelapa sawit di...