Home News Kemenhan Tunggu Arahan Presiden untuk Kirim 8000 Pasukan ke Gaza
News

Kemenhan Tunggu Arahan Presiden untuk Kirim 8000 Pasukan ke Gaza

Share
Pasukan pengamanan disiagakan menjelang kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka.Foto: ANT
Share

IKNPOS.ID –  Kementerian Pertahanan (Kemenhan) belum mau bicara banyak soal rencana pengiriman pasukan ke Jalur Gaza. Semua keputusan disebut masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan hadir pada 28 Februari 2026.

Kepala Biro Info Pertahanan Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Sirait, menegaskan pihaknya belum bisa memberikan perkembangan terbaru sebelum ada arahan resmi dari pimpinan tertinggi.

“Saya belum bisa meng-update karena masih menunggu kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 28 nanti,” katanya kepada pers di Jakarta, Rabu 26 Februari malam.

Ia menjelaskan, sejumlah aspek penting masih menunggu keputusan Presiden. Mulai dari jumlah personel, siapa saja yang akan dilibatkan, hingga lokasi dan waktu pelaksanaan.

“Ada pakem-pakem yang mungkin menjadi arahan beliau terkait dengan jumlah, terkait dengan siapa, terkait dengan di mana, kapan, dan sebagainya, masih menjadi menunggu arahan dari pimpinan tertinggi kita”.

Rico juga mengingatkan seluruh jajaran TNI dan Kemenhan agar tidak berspekulasi atau menyampaikan informasi yang belum final. Tujuannya untuk mencegah munculnya kabar simpang siur di tengah publik.

“Dan hal ini sudah disuarakan ke seluruh jajaran TNI maupun Kemenhan, termasuk kepala Puspen TNI, kepala Dinas Penerangan (matra TNI), dan seluruh pejabat untuk menahan diri dan tidak menyampaikan hal yang mungkin nantinya malah menimbulkan disinformasi,” katanya.

Sebelumnya, dalam lawatan kerja Presiden Prabowo ke Amerika Serikat, Indonesia menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam Badan Perdamaian, sebuah badan multilateral yang dibentuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, guna mendorong upaya yang ia sebut sebagai perdamaian di Jalur Gaza.

Indonesia bahkan disebut akan menempatkan perwira tinggi militernya sebagai wakil komandan Pasukan Stabilitas Internasional yang berada di bawah naungan badan tersebut. Dalam pernyataannya, Presiden juga menyampaikan rencana pengiriman pasukan militer Indonesia dalam jumlah signifikan.

Share
Related Articles
News

Kemenhaj Lantik 162 Pejabat, Fokus Tingkatkan Layanan dan Perlindungan Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi melantik 162 pejabat baru yang terdiri...

News

Satgas Pastikan Harga Pangan Pontianak Tetap Terkendali

Satgas Ketahanan Pangan Kota Pontianak turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi...

News

Buntut Kasus Debt Collector Tusuk Nasabah, OJK Ancam Sanksi Tegas Mandiri Tunas Finance

IKNPOS.ID - Kasus penusukan advokat oleh oknum debt collector di Tangerang Selatan...

News

Kecelakaan Transjakarta Koridor 13 Jadi Sorotan, DPRD Minta Evaluasi Total Sistem Rekrutmen dan Pelatihan

IKNPOS.ID - Insiden kecelakaan bus Transjakarta di Koridor 13 memantik perhatian serius...