IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergerak cepat, didorong oleh kemudahan perizinan dan pendampingan intensif yang diberikan oleh Otorita IKN kepada para investor.
Langkah ini bertujuan memastikan proyek-proyek di kawasan Nusantara dapat berjalan tepat waktu sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem perkotaan yang modern.
Kemudahan Perizinan Dorong Kepercayaan Investor
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa kemudahan proses perizinan menjadi salah satu faktor kunci percepatan investasi. Hingga awal 2026, tercatat sebanyak 57 perusahaan telah berkomitmen berinvestasi di IKN dengan total nilai mencapai Rp72 triliun.
“Proses perizinan yang cepat dan pendampingan intensif bagi investor membuat pembangunan kawasan Nusantara dapat terlaksana lebih efisien,” ujar Basuki.
Pendekatan ini juga mendorong dunia usaha untuk lebih aktif menanamkan modal, tidak hanya sekadar untuk mencari keuntungan finansial, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan fasilitas publik yang menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN).
Tiga Proyek Strategis Perkuat Ekosistem Kawasan
Dalam langkah terbaru, Otorita IKN menandatangani tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, dan PT Borneo Berkah Abadi. Proyek ini meliputi pembangunan pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, serta fasilitas olahraga yang tersebar di wilayah pengembangan 1A dan 1C.
Suni Yuwono Kusbandi, perwakilan PT Maxi Nusantara Raya, menegaskan bahwa tujuan investasi mereka lebih dari sekadar keuntungan. “Kami tidak menghitung untung rugi lagi. Yang penting adalah membangun ekosistem kawasan yang berkelanjutan,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan orientasi investasi yang mendukung kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik IKN sebagai pusat peradaban baru.
Percepatan Pembangunan Kawasan Nusantara
Pendekatan Otorita IKN tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penciptaan ekosistem yang mendukung aktivitas ekonomi dan sosial. Dengan kemudahan perizinan, investor dapat lebih leluasa mengimplementasikan proyek, sementara masyarakat mendapatkan akses lebih cepat terhadap fasilitas publik yang memadai.
Langkah strategis ini diharapkan dapat menjadikan IKN sebagai model kawasan perkotaan modern yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ke depan, pembangunan fasilitas komersial, sosial, dan pendukung lainnya akan terus didorong, menciptakan lingkungan yang produktif dan menarik bagi warga dan pelaku usaha.







