IKNPOS.ID – Langkah perdana Toprak Razgatlioglu di ajang MotoGP tidak berjalan mulus. Tes pramusim di Sirkuit Buriram justru menjadi panggung realitas keras bagi juara bertahan World Superbike itu. Setelah bertahun-tahun tampil dominan di WorldSBK, kini ia harus memulai dari bawah di kelas tertinggi balap motor dunia.
Pada hari terakhir tes, Toprak menempati posisi ke-21 atau terakhir di antara pebalap penuh waktu. Catatan waktunya terpaut 2,1 detik dari pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi. Jarak tersebut cukup besar dalam konteks MotoGP, di mana sepersepuluh detik saja bisa menentukan beberapa posisi di grid.
Perpindahan dari motor WorldSBK ke prototipe MotoGP memang bukan perkara sederhana. Karakter mesin, perangkat elektronik, hingga aerodinamika sangat berbeda. Namun tantangan terbesar bagi Toprak bukan hanya soal motor, melainkan ban Michelin yang kini digunakannya.
Adaptasi Ban Michelin Jadi Tantangan Utama
Toprak secara terbuka mengakui bahwa dirinya belum benar-benar menyatu dengan karakter ban depan Michelin. Ia mengatakan bahwa saat masuk tikungan, rasa percaya diri pada ban depan masih belum sepenuhnya terbentuk.
“Saya masih belajar. Dia bilang jangan terburu-buru. Yamaha juga masih berkembang. Jadi coba beradaptasi dengan ban,” ujarnya merujuk pada pesan yang ia terima.
Dalam pernyataan lain, ia mengakui kondisi mentalnya sempat menurun. “Saya selalu berpikir tikungan demi tikungan. Mencoba melakukan yang terbaik. Tapi catatan waktu tidak datang. Saya mulai merasa sedih.”
Pernyataan itu menggambarkan tekanan yang ia rasakan. Di WorldSBK, Toprak hampir selalu berada di tiga besar. Kini, ia harus menerima kenyataan berada di posisi terbawah. Perubahan drastis ini bukan hanya soal teknik, tetapi juga psikologis.
Meski demikian, ada sedikit kemajuan. Ia mulai menemukan solusi untuk mengurangi wheelspin saat keluar tikungan. Dengan ban medium bekas, ia mampu mencatat waktu yang lebih baik dibanding sesi sebelumnya. Walau belum mendekati level pebalap seperti Marc Marquez atau Francesco Bagnaia, progres kecil itu menjadi sinyal positif.







