IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara memastikan status Masjid IKN yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih dalam proses penetapan sebagai Masjid Negara.
Penetapan tersebut akan dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) atas usulan Menteri Agama.
“Status Masjid Negara IKN masih dalam proses penetapan melalui Keputusan Presiden atas usulan Menteri Agama,” ujar Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin.
Jika Jadi Masjid Negara, Kelola Ikuti Standar Istiqlal
Apabila resmi berstatus Masjid Negara, maka tata kelola, teknis pelaksanaan ibadah, hingga penunjukan imam akan mengikuti standar Masjid Istiqlal Jakarta.
Untuk sementara, imam yang memimpin salat lima waktu, Tarawih hingga Salat Idulfitri di Masjid IKN adalah Imam Istiqlal, Martomo Malaing.
Pada pelaksanaan Tarawih perdana Ramadan 2026, ribuan jamaah memadati area utama hingga lantai mezanin masjid, menandakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pusat ibadah di ibu kota baru tersebut.
Kultum Ramadan dan Program Dai 3T Diperkuat
Selama Ramadan 1447 Hijriah, kegiatan keagamaan di Masjid IKN semakin semarak dengan kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur, Abdul Kholiq, serta sejumlah dai lokal terpilih.
Selain itu, program Dai 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dari Kementerian Agama juga akan diperkuat di wilayah Sepaku guna mendukung pembinaan umat dan penguatan nilai keagamaan di kawasan IKN.
Ramadan 2026 Jadi Tonggak Sejarah Spiritual IKN
Ramadan 2026 menjadi momentum penting bagi Ibu Kota Nusantara. Tak sekadar bulan ibadah, tetapi juga tonggak sejarah penguatan identitas keagamaan di pusat pemerintahan baru Indonesia.
Otorita IKN menyatakan kesiapan fasilitas masjid telah mencapai 100 persen, sehingga siap mendukung berbagai aktivitas ibadah, kegiatan sosial, hingga agenda keagamaan bertaraf nasional.
Dengan proses menuju status Masjid Negara, Masjid IKN diproyeksikan menjadi pusat kegiatan spiritual dan simbol harmoni di ibu kota masa depan Indonesia.







