Home News IKN Jadi Pusat Uji Coba Ekonomi Digital Lewat Kampanye QRIS
News

IKN Jadi Pusat Uji Coba Ekonomi Digital Lewat Kampanye QRIS

Share
Kaltim 'KETIBAN DURIAN RUNTUH', Belanja Pemerintah Gila-gilaan, IKN Jadi SUMBER CUAN
Kaltim 'KETIBAN DURIAN RUNTUH', Belanja Pemerintah Gila-gilaan, IKN Jadi SUMBER CUAN--Humas OIKN
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik dan tata kota modern, tetapi juga diposisikan sebagai ruang eksperimen transformasi ekonomi digital Indonesia. Salah satu instrumen utama yang digunakan dalam proses ini adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sistem pembayaran digital nasional yang kini didorong penggunaannya secara masif melalui berbagai kampanye publik. Kolaborasi antara Bank Indonesia dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menempatkan IKN sebagai pusat uji coba penerapan ekonomi digital yang inklusif, efisien, dan berbasis gaya hidup masyarakat.

Langkah ini mencerminkan perubahan pendekatan pembangunan, di mana digitalisasi keuangan tidak lagi sekadar menjadi kebijakan teknis, tetapi dijadikan bagian dari pengalaman sosial dan aktivitas sehari-hari warga. IKN, sebagai kota baru dengan ekosistem yang masih dibentuk, dinilai ideal untuk menguji bagaimana sistem pembayaran digital dapat diterapkan secara menyeluruh sejak tahap awal pembangunan kota.

QRIS Sebagai Fondasi Ekonomi Digital IKN

QRIS dirancang untuk menyatukan berbagai metode pembayaran non tunai dalam satu standar nasional. Di IKN, sistem ini tidak hanya diperkenalkan sebagai alat transaksi, tetapi sebagai fondasi pembentukan ekosistem ekonomi digital. Bank Indonesia bersama OIKN secara aktif mengampanyekan penggunaan QRIS untuk mendorong transaksi yang lebih cepat, aman, dan transparan.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN, Syachman Perdymer, menegaskan bahwa percepatan digitalisasi transaksi keuangan menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi wilayah. Ia menyatakan, “Kami terus mendorong penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS sebagai bentuk percepatan digitalisasi transaksi keuangan bagi masyarakat Kalimantan Timur.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa QRIS diposisikan sebagai instrumen strategis, bukan sekadar alternatif pembayaran.

Digitalisasi pembayaran diyakini mampu memangkas biaya transaksi, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Di wilayah baru seperti IKN, manfaat ini menjadi semakin relevan karena struktur ekonomi dan pola konsumsi masyarakat masih berkembang.

Share
Related Articles
News

OJK Naikkan Free Float Jadi 15 Persen, KSEI Gerak Cepat Klasifikasi 35 Ribu SID Investor

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengambil langkah konkret untuk mendukung delapan...

Tarif BPJS Kesehatan Terbaru Mulai 22 Oktober 2025
News

RS Dilarang Tolak Pasien Darurat! Dirut BPJS Buka Fakta 120 Ribu Peserta PBI Nonaktif

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa rumah sakit tidak...

Ini Jadwal & Syarat Penukaran Uang Baru 2026, Batasan Rp 4.3 Juta per Orang
News

Gaji Cuma Num­pang Lewat? Ini 7 Kesalahan Finansial Gen Z yang Bikin Tabungan Gagal Total

Tumbuh di era digital membuat Generasi Z dikenal cepat beradaptasi, akrab dengan...

News

Satpol PP Pastikan Pungli di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat Tak Terulang

IKNPOS.ID – Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat bersama...