IKNPOS.ID – Sebanyak sekitar 300 relawan berhasil mengangkat total 885 kilogram sampah dari berbagai destinasi wisata alam yang berada di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), mencakup area Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).
“Bersih-bersih sampah dilaksanakan memaknai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari,” kata Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, Senin, 9 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan secara bersamaan di tiga lokasi wisata alam dalam kawasan IKN, yakni Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding. Aksi ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Prabowo terkait gerakan ASRI bersama masyarakat.
Ketiga kawasan itu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata alam. Oleh karena itu, aspek kebersihan serta pelestarian lingkungan menjadi prasyarat penting dalam mendorong pariwisata berkelanjutan di wilayah IKN.
Para relawan yang terlibat berasal dari berbagai unsur, mulai dari Otorita IKN, masyarakat setempat, kelompok sadar wisata, Bank Indonesia, PT ITCI Hutani Manunggal, aparatur sipil negara Kementerian Kesehatan, hingga personel Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
“Kolaborasi lintas sektor mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan hidup,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama mengenai pentingnya perilaku wisata yang bertanggung jawab, baik bagi masyarakat lokal maupun pengunjung, sekaligus memperkuat komitmen menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan di kawasan IKN dan sekitarnya.
Selain memberi dampak positif secara ekologis dengan mengurangi volume sampah di area wisata, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat kerja sama lintas pihak serta menumbuhkan kepedulian publik terhadap isu lingkungan dalam mendukung pembangunan IKN yang berkelanjutan.
Adapun rincian sampah yang berhasil dikumpulkan terdiri atas sampah organik, anorganik, serta residu yang tidak dapat diolah.