IKNPOS.ID – Upaya menjaga kelestarian kawasan wisata alam di wilayah Nusantara mendapat dorongan kuat melalui kolaborasi antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan bersih-bersih dan edukasi lingkungan ini digelar serentak di tiga titik lokasi wisata alam, yakni Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding, sebagai bagian dari gerakan ASRI yang sejalan dengan instruksi Presiden terkait Hari Peduli Sampah Nasional.
Kegiatan ini melibatkan hampir 300 relawan yang terdiri dari insan Otorita IKN, masyarakat lokal, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), perwakilan Bank Indonesia, PT ITCI Hutani Manunggal, ASN Kementerian Kesehatan, hingga Grup 4 Kopassus. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa kelestarian lingkungan bukan tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil gotong royong lintas sektor.
Edukasi Wisata Bertanggung Jawab
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menekankan pentingnya penggabungan edukasi dan aksi nyata. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan lokasi wisata, tetapi juga mengajarkan praktik wisata bertanggung jawab, seperti pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
“Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui berbagai wisata alam yang dapat dikunjungi, namun pada hari ini, kita melakukan wisata dengan peduli lingkungan melalui aksi sampah. Ayo kita naik kelas, berwisata dengan peduli lingkungan,” ujarnya.
Fasilitas Pendukung Pengelolaan Sampah
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang lebih sistematis, Mayora Group menyerahkan fasilitas tempat sampah terpilah di setiap lokasi kegiatan. Inisiatif ini memudahkan pengunjung membuang sampah sesuai jenisnya dan memperkuat edukasi publik tentang pentingnya mengurangi limbah serta menjaga kebersihan lingkungan.
Membangun Budaya Wisata Berkelanjutan
Selain manfaat ekologis berupa pengurangan sampah di kawasan wisata, kegiatan ini juga menumbuhkan budaya berwisata yang bertanggung jawab. Dengan adanya kolaborasi multipihak, masyarakat diajak aktif berpartisipasi dalam menjaga kualitas lingkungan dan memastikan destinasi wisata alam di IKN tetap lestari untuk generasi mendatang.
Langkah-langkah seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak hanya fokus pada infrastruktur dan tata kota, tetapi juga mengintegrasikan aspek lingkungan secara serius. Pelibatan masyarakat lokal sekaligus sektor swasta dan lembaga pemerintah menjadi model sinergi yang dapat diterapkan di kawasan lain, demi terciptanya pariwisata berkelanjutan dan lingkungan yang sehat.







