IKNPOS.ID – Pernahkah kamu membayangkan tinggal di kota yang bisa mengatur lampu lalu lintasnya sendiri hanya dengan sensor pintar? Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ternyata sedang bergerak ke arah sana! Saat ini, mereka sedang menjalani evaluasi besar-besaran terkait program smart city atau kota cerdas yang sudah dirintis sejak 2021 lalu.
Tidak tanggung-tanggung, tim asesor dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI turun langsung untuk membedah progres transformasi digital di kota seribu sungai ini. Evaluasi ini menjadi penentu apakah visi Banjarmasin sebagai kota cerdas sudah sejalan dengan target nasional atau masih butuh perbaikan total.
Banjarmasin Adaptasi Teknologi AI dan Internet of Things (IoT)
Salah satu yang menjadi sorotan utama dalam evaluasi kali ini adalah penggunaan teknologi mutakhir dalam melayani masyarakat. Tim asesor mendorong pemerintah daerah untuk mulai memaksimalkan kecerdasan buatan (AI) serta Internet of Things (IoT). Ternyata, Banjarmasin sudah mulai mencuri start dalam inovasi ini, terutama di sektor transportasi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, membeberkan bahwa sensor pintar kini sudah mulai memantau lalu lintas kota. “Beberapa titik traffic light juga sudah menggunakan sensor yang membaca kepadatan kendaraan, sehingga durasi lampu hijau bisa menyesuaikan kondisi di lapangan,” ungkap Windiasti pada Selasa, 3 Februari 2026.
Masterplan Smart City Direvisi Demi Sinkronisasi RPJMN
Langkah serius Pemkot Banjarmasin tidak hanya berhenti di inovasi teknologi. Agar program ini memiliki fondasi hukum yang kuat, pemerintah setempat memutuskan untuk merevisi dokumen induk atau masterplan kota cerdas. Revisi ini sangat krusial agar selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 dan kebijakan strategis nasional.
“Sudah dijadwalkan dan dianggarkan untuk melakukan penyesuaian masterplan program smart city dengan RPJMD terbaru serta RPJMN Indonesia,” jelas Windi. Sinkronisasi ini memastikan bahwa setiap investasi digital yang keluar benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan hingga periode kepemimpinan berikutnya.
Pelayanan Publik Makin Canggih dengan Aplikasi BTS Go
Dinas Perhubungan Banjarmasin kini juga sudah mulai mengandalkan data digital untuk mengelola transportasi umum. Melalui aplikasi angkutan publik BTS Go, warga kini bisa menikmati layanan transportasi yang lebih terukur. Penggunaan sensor IoT membantu petugas memantau pergerakan armada secara real-time, sebuah standar baru dalam pelayanan publik modern.







