IKNPOS.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Penajam Paser Utara(PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) diminta menyerap pangan hasil pertanian petani lokal untuk menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Bahan pangan yang dibutuhkan SPPG mampu disiapkan oleh petani lokal. SPPG diharapkan juga memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan petani,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten PPU, Mulyono, Selasa, 3 Februari 2026, dikutip Antara.
Ia menegaskan SPPG agar mengutamakan pembelian bahan pangan seperti beras, sayuran, buah-buahan, dan kebutuhan lainnya dari petani lokal. Menurutnya, produksi pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara dinilai mampu mencukupi kebutuhan bahan pangan untuk dapur MBG.
Saat ini, empat SPPG telah beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, masing-masing dua unit di Kecamatan Penajam dan dua unit di Kecamatan Sepaku. Selain itu, satu dapur MBG di Kecamatan Waru juga mulai beroperasi pada bulan ini.
Pemerintah kabupaten, lanjut dia, terus mendorong SPPG untuk memprioritaskan penggunaan hasil pertanian lokal agar keberadaan dapur MBG dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Ia kembali menekankan pentingnya pelibatan petani sebagai pemasok utama kebutuhan pangan SPPG, sehingga manfaat ekonomi dari program tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh para petani.
Untuk menyesuaikan ketersediaan pasokan dengan jenis komoditas yang dihasilkan petani setempat, SPPG diminta menjalin koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara.
“SPPG diminta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyesuaikan pasokan kebutuhan bahan pangan Program MBG dengan hasil pertanian petani lokal,” lanjut Mulyono.







