IKNPOS.ID – Sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang dan saat bulan Ramadhan disiapkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag), Marlina, menyampaikan peringatan terkait kemungkinan terjadinya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok menjelang hingga berlangsungnya bulan puasa.
“Ada potensi kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok jelang dan saat bulan puasa,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara Marlina di Penajam, Minggu.
Menurutnya, meningkatnya kebutuhan masyarakat pada periode Ramadhan berpeluang memicu lonjakan harga pangan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah menyiapkan berbagai strategi pengendalian.
Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan adalah memperketat pengawasan harga serta distribusi bahan pokok melalui pemantauan rutin yang dilakukan setiap hari, baik di pasar tradisional maupun di tingkat distributor.
Data hasil pemantauan tersebut kemudian dicatat dalam aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Selain itu, pedagang juga diberikan pembinaan agar tetap mematuhi harga yang wajar dan tidak melakukan penjualan di atas ketentuan.
Pemerintah daerah turut menggandeng distributor dari luar wilayah guna memastikan ketersediaan barang serta menjaga kestabilan harga di pasaran.
Distributor tersebut mendatangkan sejumlah komoditas dari luar daerah untuk dipasarkan di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Selain pengawasan dan kerja sama distribusi, pelaksanaan operasi pasar yang dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadhan bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah juga menjadi bagian dari langkah antisipasi.
“Operasi pasar melibatkan distributor lokal, mulai dari asosiasi pedagang pasar, distributor ritel modern, Bulog, hingga pangkalan elpiji,” tambahnya.







