IKNPOS.ID – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kali ini, ULM melakukan aksi nyata dengan menanam sebanyak 749 bibit pohon lokal endemik Kalimantan Selatan (Kalsel) di kawasan IKN yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Aksi penghijauan tersebut menjadi simbol kuat keterlibatan perguruan tinggi dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas ULM, Yusuf Azis, menjelaskan bahwa bibit yang ditanam merupakan pohon-pohon khas Kalimantan Selatan yang memiliki nilai ekologis tinggi.
“Ada 10 jenis pohon lokal Kalsel yang kami tanam, antara lain plajau, kasturi, langsat, gharu, mersawa, cemara, khaya, pule, ebony, dan cendana,” ujar Yusuf di Banjarmasin, Rabu.
Jenis-jenis pohon tersebut dikenal memiliki fungsi penting dalam menjaga ekosistem hutan, meningkatkan kualitas udara, serta mendukung keanekaragaman hayati di kawasan IKN.
Kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya melibatkan sivitas akademika ULM, tetapi juga diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, perwakilan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), serta para alumni ULM yang kini berkiprah sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan IKN.
Menurut Yusuf, keterlibatan berbagai elemen ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah pusat.
Yusuf menegaskan, aksi penghijauan tersebut merupakan bagian dari komitmen ULM sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) terakreditasi Unggul di Kalimantan Selatan untuk berkontribusi dalam berbagai aspek pembangunan.
“Ini adalah simbol sekaligus langkah konkret kontribusi ULM dalam pembangunan berkelanjutan di Kalimantan,” jelasnya.
Sebagai PTN tertua di Kalimantan, ULM merasa memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk terlibat aktif dalam pembangunan IKN, baik dari sisi lingkungan, penguatan sumber daya manusia, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Yusuf menyampaikan bahwa kontribusi ULM dalam pembangunan IKN tidak berhenti pada kegiatan penghijauan semata.
“ULM terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan IKN, baik melalui penyediaan SDM unggul, riset yang relevan, maupun program pengabdian masyarakat yang berdampak langsung,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi para alumni ULM yang telah dipercaya mengemban tugas sebagai ASN di lingkungan IKN dan ikut terlibat langsung dalam pembangunan ibu kota baru.
Otorita IKN Apresiasi Kontribusi ULM
Sementara itu, Plh Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Lazuardi Nasution, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi ULM dalam mendukung pembangunan IKN.
“Kegiatan penanaman pohon ini sejalan dengan proyek IKN yang mengusung konsep kota hutan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Lazuardi, IKN dirancang sebagai forest city atau kota hutan yang cerdas dan hijau, sehingga keterlibatan perguruan tinggi dalam menjaga aspek lingkungan menjadi sangat penting.







