Home News Pesawat Militer AS Ramai-ramai Bergerak ke Timur Tengah, Siap Perang dengan Iran?
News

Pesawat Militer AS Ramai-ramai Bergerak ke Timur Tengah, Siap Perang dengan Iran?

Share
Trump Ancam Tarif Impor Bagi Negara yang Halangi AS Kuasai Greenland
Presiden AS Donald Trump
Share

IKNPOS.ID – Pergerakan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan. Dalam kurun dua hari terakhir, sedikitnya tiga pesawat milik Angkatan Udara AS terpantau berpindah dari Jerman menuju sejumlah negara di Timur Tengah, seperti Kuwait dan Qatar.

Berdasarkan pantauan data Flightradar24, salah satu pesawat yang teridentifikasi adalah tanker udara Boeing KC-135R Stratotanker. Pesawat tersebut tercatat mendarat di Qatar pada Minggu sekitar pukul 18.23 GMT atau Senin dini hari pukul 01.23 WIB. Pesawat itu diduga kuat lepas landas dari Pangkalan Udara Ramstein, Jerman.

Selain pesawat tanker, pergerakan pesawat angkut militer juga terdeteksi. Pada Sabtu sekitar pukul 20.40 GMT atau Minggu pukul 03.40 WIB, sebuah Boeing C-17A Globemaster III mendarat di Kuwait dengan titik keberangkatan tercatat dari Trier, Jerman.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 21.54 GMT atau Minggu pukul 04.52 WIB, pesawat C-17A lainnya yang berangkat dari Pangkalan Udara AS Spangdahlem di Jerman dilaporkan menghilang dari radar saat melintasi wilayah selatan Kuwait.

Tak hanya itu, data Flightradar24 juga menunjukkan pengerahan pesawat angkut militer Lockheed Martin C-130J Hercules dari Bahrain menuju kawasan tengah Kuwait. Sementara itu, sebuah pesawat tanker KC-135R AS kembali terpantau mendarat di Qatar pada 25 Januari sekitar pukul 01.54 GMT atau 08.54 WIB.

Langkah ini sejalan dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 22 Januari lalu. Saat itu, Trump menyebutkan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS tengah bergerak mendekati Iran “untuk berjaga-jaga.”

Sebelumnya, Trump juga menyampaikan bahwa dirinya belum bisa memastikan apakah opsi intervensi militer terhadap Iran sepenuhnya dikesampingkan. Ia menegaskan tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi ke depan.

Sementara itu, laporan Wall Street Journal pada 21 Januari mengungkapkan bahwa AS telah mengerahkan jet tempur F-15E serta kapal induk USS Abraham Lincoln ke kawasan Timur Tengah.

Laporan tersebut juga menyebutkan rencana penempatan tambahan sistem pertahanan udara, termasuk sistem rudal Patriot dan THAAD, guna memperkuat pertahanan di wilayah tersebut.

Share
Related Articles
News

Kemenhub Beri Dispensasi Kapal di Pelabuhan Trisakti, Kapasitas Penumpang Naik Hingga 1.010 Orang saat Mudik Lebaran

IKNPOS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memberikan dispensasi operasional bagi...

Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
News

Mudik Lebaran 2026: Tol IKN Resmi Dibuka Fungsional! Cek Jadwal dan Rute Alternatifnya di Sini

IKNPOS.ID - Kabar gembira bagi pemudik di wilayah Kalimantan Timur! Untuk mendukung...

News

Jamin Kelancaran Mudik 2026, ASTRA Infra Siapkan Strategi Terintegrasi di Tol Tangerang-Merak

IKNPOS.ID - Pengelola jalan tol ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak telah melakukan...

News

Jasa Marga Diskon Tarif Tol Semarang-Batang 46 Persen Selama Mudik 2026

IKNPOS. ID - PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) menebar kabar gembira bagi...