IKNPOS.ID – Manchester City meraih kemenangan 2-0 atas Newcastle United pada leg pertama semi-final Carabao Cup, namun kemenangan ini diselimuti kontroversi setelah gol Antoine Semenyo dianulir melalui VAR. Keputusan ini menjadi sorotan, memicu debat antara pemain, manajer, pundit, dan penggemar tentang efektivitas serta prosedur VAR dalam pertandingan penting.
Gol Semenyo Dianulir VAR
Pada menit ke-63, Antoine Semenyo tampak menggandakan keunggulan Manchester City setelah menerima umpan silang dari Tijjani Reijnders. Namun, setelah pemeriksaan VAR selama lima menit 30 detik, wasit Chris Kavanagh memutuskan gol tersebut tidak sah karena Erling Haaland dianggap menghalangi pandangan bek Newcastle, Malick Thiaw, dari posisi offside.
Semenyo menyatakan frustrasinya setelah pertandingan, mengatakan bahwa gol tersebut seharusnya tetap dihitung. Sementara itu, Pep Guardiola menilai keputusan VAR akan membuat timnya lebih kuat meski frustrasi jelas terlihat di wajah para pemain. Kapten Bernardo Silva juga menegaskan rasa kecewanya, terutama setelah insiden sebelumnya di Premier League di venue yang sama, ketika Phil Foden salah satu penalti ditolak.
Proses VAR dan Kontroversi Teknis
VAR, yang dijalankan oleh Stuart Attwell, menghadapi kesulitan karena teknologi semi-otomatis offside gagal mengenali posisi pemain secara tepat akibat jarak yang terlalu dekat. Akibatnya, proses kembali menggunakan metode manual dengan menggambar garis di layar. Secara teknis, keputusan ini benar karena Haaland berada offside dan dianggap menghalangi kemungkinan intervensi Thiaw.
Namun, durasi pemeriksaan yang lama menimbulkan kesan keraguan, membuat penggemar meragukan keandalan VAR. Banyak pihak menilai keputusan ini “secara hukum benar tapi secara konteks pertandingan kontroversial”, karena gol yang tampak sah di lapangan akhirnya dibatalkan.
Pandangan Pundit dan Mantan Pemain
Pundit Chris Sutton menyebut keputusan Kavanagh sebagai “tebak-tebakan” dan menilai bahwa Thiaw tidak mungkin menghentikan tembakan Semenyo dari jarak satu yard. Jamie Redknapp dan Dan Burn mengakui secara teknis keputusan tersebut benar, tetapi menyoroti proses subjektif offside yang menimbulkan kerancuan. Mantan bek Manchester City, Micah Richards, menambahkan bahwa keputusan ini berpotensi “mengubah permainan” karena mengambil gol secara teknis sah dari permainan.







