IKNPOS.ID – Pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam mendukung keberlanjutan ibu kota baru.
Langkah ini bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan bagian dari strategi taktis untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif di lokasi baru.
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menekankan pentingnya strategi bertahap agar fasilitas dan anggaran yang sudah disiapkan tidak mubazir.
Rencana Pemindahan ASN Secara Bertahap
Pemerintah merencanakan pemindahan ASN ke IKN secara bertahap berdasarkan cetak biru kementerian dan lembaga yang telah disiapkan. Strategi ini mempertimbangkan kapasitas fasilitas, kesiapan infrastruktur, dan kesiapan sumber daya manusia. Pemindahan bertahap bertujuan agar setiap kementerian atau lembaga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, mengurangi gangguan operasional, dan meminimalkan risiko administratif.
Menurut Rifqi, keberadaan rusun untuk 15 ribu ASN yang saat ini belum ditempati menunjukkan perlunya perencanaan matang. Dengan langkah bertahap, pemerintah dapat menyesuaikan jumlah ASN yang dipindahkan dengan kapasitas hunian dan sarana pendukung lainnya, sehingga setiap orang dapat bekerja secara optimal tanpa membebani fasilitas yang tersedia.
Strategi Taktis Pemerintah
Langkah pemindahan ASN ke IKN juga merupakan bagian dari strategi taktis pemerintah untuk memastikan keberlanjutan proyek ibu kota baru. Menteri PANRB Rini Widyantini telah menyampaikan cetak biru kepada Komisi II DPR RI, menunjukkan kementerian dan lembaga mana yang akan dipindahkan, serta urutan pelaksanaannya. Strategi ini diharapkan mempercepat pemanfaatan anggaran, mengoptimalkan fasilitas, dan memastikan pemerintahan berjalan lancar di lokasi baru.
Dari perspektif politik dan administrasi, kehadiran Presiden Prabowo Subianto meninjau IKN menjadi simbol dukungan bagi rencana pemindahan ASN. Dengan mengecek fasilitas secara langsung, Presiden dapat memberikan restu final, sekaligus memastikan bahwa langkah strategis pemerintah sesuai dengan rencana.







