Home Kesehatan Ini Cara Dinkes Kaltim Tangkal Superflu di Provinsi Penyangga IKN
Kesehatan

Ini Cara Dinkes Kaltim Tangkal Superflu di Provinsi Penyangga IKN

Share
Share

IKNPOS.ID – Masyarakat disarankan melakukan vaksinasi influenza secara rutin sebagai upaya paling efektif dalam menangkal penularan Superflu. Imbauan ini dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim).

“Imunisasi influenza sangat disarankan untuk dilakukan satu tahun sekali guna mengurangi risiko terpapar virus dan menekan angka kesakitan,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kaltim, Eryariyatin, Selasa, 13 Januari 2026.

Dinkes Kaltim mencatat adanya tren peningkatan kasus flu yang signifikan pada periode akhir tahun hingga awal tahun, tepatnya antara Oktober 2025 hingga Januari 2026 di Provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Lonjakan kasus tersebut utamanya dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem atau masa pancaroba yang membuat kondisi fisik seseorang menjadi lebih rentan terserang penyakit.

Penyebutan Superflu adalah Bahasa Populer

Terkait dengan istilah Superflu yang ramai diperbincangkan publik, ia menjelaskan bahwa sebutan itu bukan merupakan terminologi medis resmi melainkan bahasa populer untuk jenis Influenza Tipe A atau H3N2.

Penggunaan istilah tersebut merujuk pada karakteristik virus yang memiliki gejala klinis lebih berat serta kemampuan penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan flu biasa atau H1N1.

“Pasien yang terinfeksi varian ini umumnya akan merasakan keluhan kesehatan yang cukup mengganggu aktivitas, meliputi demam tinggi, batuk, pilek, nyeri sendi, hingga badan lemas,” kata Eri.

Ia menjelaskan dampak serangan virus ini bisa berkembang menjadi kondisi yang jauh lebih serius apabila menjangkiti kelompok masyarakat rentan, seperti lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak.

“Kami juga perlu meluruskan informasi keliru atau hoaks yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa Superflu lebih berbahaya daripada COVID-19,” ujarnya.

H3N2 Bukan Jenis Virus Baru#

Menteri Kesehatan, katanya, telah menegaskan bahwa H3N2 bukanlah jenis virus baru dan tingkat fatalitas tidak mematikan seperti pandemi COVID-19, meskipun kewaspadaan tetap mutlak diperlukan.

Share
Related Articles
Kesehatan

Kanker Ginjal Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Gejala Awalnya

Kanker ginjal sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang usia lanjut. Namun...

kasus campak Pamekasan
Kesehatan

Capaian Nasional Tinggi, Tapi Campak Masih Mengintai di Daerah Ini!

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan cara...

Berhenti Makan Nasi Duluan, Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan
Kesehatan

Berhenti Makan Nasi Duluan! Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan

IKNPOS.ID - Banyak orang langsung menyantap nasi atau makanan manis saat adzan...

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan
Kesehatan

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan

IKNPOS.ID - Banyak orang salah kaprah dengan menghentikan total aktivitas fisik saat...