IKNPOS.ID – Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau resmi menerima alokasi 500 unit rumah dari Program Nasional Tiga Juta Rumah, sebuah langkah nyata pemerintah pusat dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pulang Pisau, Apriansyah, menyebut program tersebut sebagai peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.
“Program nasional ini menjadi kesempatan emas bagi Pulang Pisau untuk menjawab kebutuhan hunian masyarakat. Dampaknya bukan hanya soal rumah, tapi juga kesejahteraan,” ujar Apriansyah di Pulang Pisau, Selasa (13/1/2026).
Rumah Layak untuk Semua Kecamatan
Berdasarkan data Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Pulang Pisau, sebanyak 500 unit rumah tersebut akan disebar merata di seluruh kecamatan. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan antarwilayah.
“Penyebaran ke semua kecamatan menjadi prioritas utama, supaya seluruh wilayah merasakan manfaat program ini secara adil,” jelasnya.
Pemkab Pulang Pisau berharap seluruh unit rumah yang telah dialokasikan dapat direalisasikan tanpa hambatan, sehingga benar-benar dinikmati oleh warga yang membutuhkan.
Percepat Realisasi, Perkuat Koordinasi
Untuk memastikan program berjalan lancar, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi intensif lintas sektor dengan instansi teknis terkait. Hal ini penting agar pembangunan rumah sesuai standar, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Koordinasi antarinstansi sangat krusial. Kami ingin pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” kata Apriansyah.
Kurangi Rumah Tak Layak Huni
Program Tiga Juta Rumah dinilai sejalan dengan komitmen Pemkab Pulang Pisau dalam mengurangi angka rumah tidak layak huni sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Selama ini persoalan perumahan masih menjadi tantangan. Program ini sangat membantu daerah dalam memberikan solusi konkret,” ujarnya.
Tak hanya berdampak sosial, Apriansyah menilai program ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pergerakan sektor jasa dan material bangunan.
Pemkab Pulang Pisau optimistis, dengan alokasi 500 unit rumah tersebut, program bantuan perumahan nasional ini akan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kami berharap program ini tidak sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, martabat, dan masa depan masyarakat Pulang Pisau,” tutup Apriansyah.







