Home Borneo Setiap RT di Kabupaten Penyangga IKN Dapat Bantuan Keuangan Rp150 Juta
Borneo

Setiap RT di Kabupaten Penyangga IKN Dapat Bantuan Keuangan Rp150 Juta

Share
Share

IKNPOS.ID – Untuk meningkatkan partisipasi warga dalam proses pembangunan yang sedang berlangsung, setiap Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat bantuan keuangan Rp150 juta.

Menurut Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Program “RT-Ku Terbaik” dengan alokasi Rp150 juta per tahun untuk setiap RT merupakan salah satu program unggulan dalam visi Kukar Idaman Terbaik.

“Bantuan keuangan Rp150 juta per RT yang dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu dan mulai tahun ini naik menjadi Rp150 juta per RT, merupakan inovasi kebijakan dalam pendekatan pembangunan partisipatif,” kata Aulia, Senin, 12 Januari 2026, dikutip Antara.

Ia menjelaskan, program ini bukan sekadar transfer dana, melainkan transformasi paradigma dari pembangunan dari atas ke bawah menjadi dari bawah ke atas, yakni dari usulan masyarakat melalui musyawarah desa/kelurahan, sementara pemerintah sebagai penyedia layanan dan menjadi fasilitator kapasitas lokal.

Program ini dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis lingkungan sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Posisi RT Sangat Penting dalam Pembangunan

Aulia menuturkan, posisi RT sangat penting, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itu, melalui Program RT-Ku terbaik diharapkan seluruh tugas dan tanggung jawab RT dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dalam menuju kesejahteraan masyarakat.

Bantuan keuangan ke RT selama ini mampu mendorong pembangunan infrastruktur mikro, seperti jalan lingkungan, drainase dan penerangan jalan.

Di sisi sosial dan ekonomi, program ini mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelatihan usaha kecil menengah (UKM), pembuatan produk unggulan desa, pengembangan pedesaan, seperti gotong royong, posyandu dan kegiatan keagamaan.

Selain itu, juga membangkitkan partisipasi masyarakat, karena dalam kegiatan tersebut banyak pekerja dari masyarakat setempat yang tidak mau dibayar, namun upah yang harus diterima dialihkan untuk kegiatan pendukung, termasuk ada warga yang menyumbang ketika ingin adanya penambahan pembangunan mikro.

Share
Related Articles
Borneo

Stok Beras Aman Jelang Ramadhan 2026, Bulog Samarinda Pastikan 18 Ribu Ton Siap untuk Kaltim

IKNPOS.ID - Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, Perum Bulog Cabang Samarinda memastikan...

Borneo

KM Dahliya F3 Tenggelam di Sungai Mahakam, Begini Kondisi 52 Penumpang dan ABK-nya

IKNPOS.ID - Kapal Motor (KM) Dahliya F3 yang melayani rute Samarinda –...

Borneo

Pascadugaan Keracunan Menu MBG, Pemkab PPU Perketat Pengawasan Pangan di Serambi IKN

IKNPOS.ID - Sebanyak 25 siswa SDN 008 Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara...

Dampak IKN terhadap pariwisata Kaltim
Borneo

Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata, Dispar Kaltim Gelar Sertifikasi Pramuwisata

IKNPOS.ID - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) terus mendorong peningkatan...