IKNPOS.ID – Gelombang protes yang mengguncang Iran membawa satu nama lama ke pusat perhatian global: Reza Pahlavi.
Putra sulung Shah terakhir Iran ini disebut-sebut oleh sebagian demonstran sebagai figur yang layak memimpin masa transisi politik jika kekuasaan ulama di Teheran runtuh.
Seruan terbuka agar Pahlavi kembali ke Iran terdengar di sejumlah aksi protes, memperlihatkan kerinduan sebagian warga pada alternatif kepemimpinan di tengah krisis politik yang berkepanjangan.
Reza Pahlavi lahir sebagai pewaris tahta Dinasti Pahlavi. Namun takdir membawanya jauh dari istana.
Saat Revolusi Islam 1979 menggulingkan ayahnya, Mohammad Reza Shah Pahlavi, Reza tengah menjalani pendidikan sebagai pilot tempur di Amerika Serikat.
Sejak peristiwa itu, ia hidup dalam pengasingan dan menyaksikan dari kejauhan runtuhnya monarki Iran yang telah berkuasa selama puluhan tahun.
Meski tumbuh di lingkungan monarki absolut, Pahlavi kini menampilkan citra yang berbeda. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan dirinya tidak berniat menghidupkan kembali kerajaan lama.
“Tujuan saya bukan mengulang masa lalu. Tetapi mengamankan masa depan demokratis bagi Iran,” ujar Reza Pahlavi dalam konferensi pers di Paris pada Senin (12/1/2026).
Ia mengklaim telah menyiapkan “Rencana 100 Hari” untuk pemerintahan transisi dan mendorong referendum nasional agar rakyat Iran bebas memilih bentuk negara—republik atau monarki konstitusional.
Figur yang Memecah Opini Publik Iran
Nama Pahlavi memunculkan nostalgia sekaligus luka lama. Para pendukungnya mengenang era Dinasti Pahlavi sebagai periode modernisasi cepat dan keterbukaan terhadap dunia Barat.
Namun, kritik tajam datang dari kelompok yang menyoroti rekam jejak pelanggaran HAM, pembungkaman oposisi, serta peran polisi rahasia Savak di masa pemerintahan ayahnya.
Yel-yel yang memuji kakeknya, Reza Shah, sering terdengar dalam demonstrasi sejak 2017. Tetapi dukungan terhadap Pahlavi di dalam negeri dinilai belum solid dan masih fluktuatif.
Upaya Pahlavi membangun jaringan internasional juga tak lepas dari sorotan. Kunjungannya ke Israel pada 2023 dan pertemuannya dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memicu pro dan kontra.
- Dinasti Pahlavi
- oposisi Iran di pengasingan
- Pewaris Terakhir Tahta Iran
- Pewaris Terakhir Tahta Iran yang Kini Jadi Ikon Oposisi
- Profil Reza Pahlavi
- profil Reza Pahlavi putra mahkota Iran
- Reza Pahlavi
- Reza Pahlavi simbol perlawanan Iran
- Siapa Reza Pahlavi
- siapa Reza Pahlavi dan perannya
- transisi demokrasi Iran terbaru







