Home Pendidikan Siap-siap! Coding dan AI Resmi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah, Bahasa Inggris Mulai dari Kelas 3 SD
Pendidikan

Siap-siap! Coding dan AI Resmi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah, Bahasa Inggris Mulai dari Kelas 3 SD

Share
Peta pendidikan di IKN/ilustrasi
Share

IKNPOS.ID – Dunia pendidikan Indonesia bersiap melangkah ke era baru! Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, resmi mengumumkan bahwa coding dan kecerdasan buatan (AI) kini tidak lagi sekadar pelajaran tambahan, melainkan akan menjadi mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah Indonesia.

Kebijakan ini, menurut Abdul Mu’ti, adalah langkah besar dalam menyesuaikan dunia pendidikan dengan kebutuhan zaman digital.

Ia menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar simbol modernisasi, tapi merupakan tuntutan nyata dari perkembangan teknologi global.

“Kebutuhan guru coding dan AI akan meningkat tajam, sehingga peran perguruan tinggi sebagai mitra pendidikan sangat dibutuhkan,” kata Abdul Mu’ti, dikutip dari Antara, Sabtu (18/10/2025).

Coding dan AI Jadi Esensial, Bukan Sekadar Ekstra

Kalau dulu siswa belajar komputer cuma sebatas mengetik di Word atau PowerPoint, ke depan mereka bakal belajar ngoding dan memahami dasar AI sejak di bangku sekolah.

Langkah ini diambil agar generasi muda Indonesia tidak hanya jadi pengguna teknologi, tapi juga pencipta inovasi digital.

Dengan begitu, anak-anak di masa depan diharapkan mampu bersaing di dunia kerja yang semakin didominasi oleh kecerdasan buatan dan otomasi.

Bagi yang menekuni dunia IT, kabar ini tentu jadi peluang besar. Sebab, profesi guru coding dan AI akan semakin dibutuhkan di seluruh Indonesia.

Pemerintah menyiapkan regulasi baru agar guru teknologi mendapat sertifikasi resmi dan pelatihan profesional berstandar nasional.

Bahasa Inggris Wajib Mulai Kelas 3 SD

Tak hanya fokus pada teknologi, Mendikdasmen juga memperkuat aspek bahasa. Mulai tahun 2027, bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib sejak kelas 3 SD.

Tujuannya jelas agar kemampuan komunikasi internasional siswa Indonesia meningkat dan siap menghadapi dunia global.

Abdul Mu’ti juga menyebut akan ada perubahan istilah “pelatihan guru” menjadi “pendidikan guru”, yang menandakan peningkatan profesionalisme tenaga pendidik.

“Kita ingin guru punya sertifikasi resmi, bukan sekadar ikut workshop, tapi benar-benar berkembang dalam kariernya,” ujar Mu’ti.

Share
Related Articles
Pendidikan

Kuliah Gratis di IKN Dibuka! Otorita IKN Siapkan Beasiswa S1 untuk Warga Lokal

IKNPOS.ID - Kabar baik bagi masyarakat di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN)....

Kuliah Gratis 4 Tahun, Otorita IKN dan Universitas Brawijaya Buka Beasiswa Khusus Warga Nusantara
Pendidikan

Kuliah Gratis 4 Tahun! Otorita IKN dan Universitas Brawijaya Buka Beasiswa Khusus Warga Nusantara

IKNPOS.ID - Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bekerja sama dengan...

institut teknologi kalimantan
Pendidikan

10 Jurusan Sepi Peminat di Institut Teknologi Kalimantan, Bisa Jadi Strategi Lolos UTBK SNBT 2026

IKNPOS.ID - Persaingan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur tes nasional...

Pendidikan

Kemendikdasmen Gandeng TNI AD Bangun Kembali 267 Sekolah Rusak Akibat Bencana di Sumatera

Kemendikdasmen bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pembangunan kembali ratusan...