Home News NOMOR WA SAKTI! 15.933 Keluhan Masuk ke ‘Lapor Pak Purbaya’, Bea Cukai Paling Disorot
News

NOMOR WA SAKTI! 15.933 Keluhan Masuk ke ‘Lapor Pak Purbaya’, Bea Cukai Paling Disorot

Share
15.933 Keluhan Masuk ke 'Lapor Pak Purbaya', Bea Cukai Paling Disorot
15.933 Keluhan Masuk ke 'Lapor Pak Purbaya', Bea Cukai Paling Disorot--kemenkeu
Share

IKNPOS.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap data mengejutkan. Sejak layanan ‘Lapor Pak Purbaya’ via WhatsApp diluncurkan, telah menerima total 15.933 pesan dari publik. Mayoritas menyoroti kinerja dan integritas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Salah satu aduan yang diungkap Purbaya berasal dari seorang wiraswasta. Dia mengaku risih dengan perilaku sekelompok petugas Bea Cukai.

Mereka terlihat rutin berkumpul di sebuah kedai kopi ternama dengan seragam dinas. Namun yang dibicarakan urusan bisnis pribadi.

“Yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset. Bagaimana mengamankan aset. Baru dapat kiriman mobil bagaimana, jualnya bagaimana. Mohon diawasi dan ditindak. Saya wiraswasta risih lihat mereka bergerombol, ngobrol keras-keras seharian setiap hari dengan baju dinas Bea Cukai,” ujar Purbaya membacakan isi aduan tersebut.

Menanggapi laporan ini, Purbaya menunjukkan sikap tegasnya. Ia mengancam akan memberikan sanksi pemecatan bagi oknum yang terbukti melanggar aturan dan etika kedinasan.

“Bilang, hari Senin depan, kalau ada yang ketemu begini lagi. Saya akan pecat. Artinya mereka enggak peduli, dianggapnya saya main-main,”  tegas Purbaya keras.

Praktik Cukong Rokok Ilegal

Masalah lain yang mencuat adalah maraknya peredaran rokok tanpa cukai di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Masyarakat melaporkan ketidakadilan dalam penegakan hukum. Aparat setempat dianggap hanya menarget warung-warung kecil. Sementara para cukong distributor besar dibiarkan bebas beroperasi.

“Mereka petugas Bea Cukai seperti tutup mata dan telinga. Padahal harusnya distributor besar ini yang dibasmi. Bukan warung-warung kecil yang mereka sebenarnya hanya sekadar menyambung hidup,” lanjut Purbaya.

Untuk menindaklanjuti ribuan aduan tersebut, Kementerian Keuangan telah membentuk tim khusus yang beranggotakan staf ahli Dirjen Bea Cukai dan Dirjen Pajak.

Tim ini bertugas memverifikasi, memetakan masalah, dan mengambil tindakan tegas hingga ke akar persoalan.

“Mereka tim khusus punya pengalaman cukup banyak. Mereka akan list. Mereka kan tahu ini orang-orang Bea Cukai. Siapa sih cukong-cukongnya. Saya suruh list di setiap daerah siapa cukong-cukongnya itu,” tegas Purbaya serius.

Perubahan Budaya Organisasi

Lebih dari sekadar penindakan individual, Menkeu Purbaya menekankan pentingnya pembenahan budaya organisasi secara menyeluruh di seluruh jajaran Kementerian Keuangan.

Share
Related Articles
News

Selamat Datang di Pusat Pemerintahan Baru IKN: Fasilitas Lengkap Sambut ASN Telah Tersedia

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kian memasuki...

Mudik Gratis Lebaran
News

Siap-Siap Mudik Lebaran 2026! Kemenhub Rilis Puluhan Ribu Kuota Mudik Gratis & Diskon Tiket

IKNPOS.ID - Kabar gembira buat kamu yang sudah punya rencana pulang kampung!...

News

OJK Naikkan Free Float Jadi 15 Persen, KSEI Gerak Cepat Klasifikasi 35 Ribu SID Investor

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengambil langkah konkret untuk mendukung delapan...

Tarif BPJS Kesehatan Terbaru Mulai 22 Oktober 2025
News

RS Dilarang Tolak Pasien Darurat! Dirut BPJS Buka Fakta 120 Ribu Peserta PBI Nonaktif

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa rumah sakit tidak...