Home News Ford Pangkas 1.000 Pekerja di Pabrik Cologne, Dampak Permintaan EV Eropa Lesu
News

Ford Pangkas 1.000 Pekerja di Pabrik Cologne, Dampak Permintaan EV Eropa Lesu

Share
Ford eropa
Ford mengumumkan pemangkasan hingga 1.000 pekerjaan di pabrik Cologne, Jerman, akibat permintaan kendaraan listrik yang lesu di Eropa.Foto:apphoto
Share

IKNPOS.ID – Ford Motor Co. mengumumkan rencana pemangkasan hingga 1.000 pekerjaan di pabrik kendaraan listriknya di Cologne, Jerman, akibat permintaan mobil listrik (EV) di Eropa yang lebih rendah dari perkiraan.

Mulai Januari 2026, pabrik tersebut akan beroperasi dengan satu shift produksi, menggantikan dua shift sebelumnya, sebagai bagian dari upaya penyesuaian terhadap kondisi pasar yang menantang.

Meskipun pangsa pasar EV di Eropa meningkat dari 12,5% menjadi 15,6% pada Juli 2025, pertumbuhannya lebih lambat dari yang diperkirakan. Penurunan subsidi pembelian di Jerman dan meningkatnya persaingan dari merek asal Tiongkok, seperti BYD, turut mempengaruhi penurunan permintaan. Ford menyatakan bahwa permintaan EV di Eropa masih jauh di bawah proyeksi industri.

Pabrik Cologne, yang memproduksi versi listrik dari SUV Ford Explorer, akan mengurangi jumlah shift produksi dari dua menjadi satu. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan kapasitas produksi dengan permintaan yang ada. Ford berencana untuk melakukan pemangkasan pekerjaan melalui pensiun sukarela dan paket pesangon, guna meminimalkan dampak sosial bagi karyawan.

Pemangkasan ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi Ford di Eropa, yang sebelumnya diumumkan pada November 2024, dengan rencana pengurangan 4.000 pekerjaan di Eropa dan Inggris. Dari jumlah tersebut, 2.900 pekerjaan akan dihapus di Jerman, termasuk di pabrik Cologne dan fasilitas yang akan ditutup di Saarlouis.

Meskipun ada peningkatan dalam penjualan EV, tantangan seperti berakhirnya subsidi pemerintah dan persaingan yang meningkat mempengaruhi pertumbuhan pasar EV di Eropa. Merek-merek asal Tiongkok, seperti BYD, telah memperoleh pangsa pasar sebesar 10,7% di Eropa, meningkatkan tekanan kompetitif bagi produsen otomotif tradisional.

Langkah Ford untuk memangkas pekerjaan di pabrik Cologne mencerminkan tantangan yang dihadapi industri otomotif dalam transisi menuju kendaraan listrik. Penyesuaian kapasitas produksi dan strategi restrukturisasi menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing di pasar Eropa yang semakin kompetitif.

Share
Related Articles
News

Kesbangpol Kaltim Batalkan Rencana Uang Saku bagi Ormas, Plt Kepala Badan Minta Maaf

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akhirnya membatalkan wacana pemberian uang saku...

News

Kabar Baik Bagi Petani! Harga Sawit Kaltim Naik Rp3.450 per Kg

IKNPOS.ID - Angin segar kembali berembus bagi para petani kelapa sawit di...