Home Tekno Pi Network Bakal Masuk Binance? Rumor Listing Picu Spekulasi Harga dan Antusiasme Komunitas
Tekno

Pi Network Bakal Masuk Binance? Rumor Listing Picu Spekulasi Harga dan Antusiasme Komunitas

Share
Pi Network listing di Binance
Rumor Pi Network akan listing di Binance kembali memanas. Jika resmi terjadi, dampaknya bisa mengguncang pasar kripto: adopsi global melonjak, likuiditas terbuka, dan harga Pi berpotensi naik drastis.Foto:X
Share

IKNPOS.ID – Rumor mengenai kemungkinan Pi Network (PI) akan segera listing di Binance kembali menggemparkan komunitas kripto global. Binance sebagai bursa aset digital terbesar di dunia kerap menjadi tolok ukur legitimasi sebuah proyek.

Jika Pi benar-benar masuk ke Binance, banyak pihak menilai hal ini bisa menjadi titik balik (turning point) penting dalam perjalanan ekosistem Pi.

Menurut akun komunitas kripto Cryptoleakvn, dampak dari listing tersebut bisa sangat luas.

Pertama, pengakuan global terhadap Pi Network akan meningkat tajam, karena tercatat di bursa dengan volume perdagangan terbesar di dunia.

Kedua, likuiditas dan adopsi pengguna berpotensi melonjak, membuka akses yang lebih mudah bagi investor ritel maupun institusi. Ketiga, yang paling disorot, harga Pi bisa mengejutkan pasar kripto.

Komunitas Pi percaya bahwa proyek ini berbeda dibandingkan meme coin yang sering kali hanya mengandalkan hype. Pi dianggap memiliki nilai fundamental berupa utilitas nyata, komunitas masif, serta visi menghadirkan keuangan terdesentralisasi untuk semua orang. Hal inilah yang membuat rumor listing di Binance semakin menyita perhatian publik.

Sementara itu, akun analis kripto Alva memberikan pandangan lebih mendalam. Menurutnya, jika Binance benar-benar melisting Pi, maka pasar kripto akan mengalami pergeseran signifikan.

Listing tersebut bukan hanya membuka global liquidity, melainkan juga menjadi validasi resmi bahwa Pi telah siap bersaing dengan aset digital lain.

Namun, Alva juga menyoroti adanya tantangan dan skeptisisme. Pi Network masih menghadapi kritik terkait lamanya proses menuju mainnet penuh serta ketidakjelasan jadwal listing resmi di bursa besar.

Meski demikian, volume perdagangan di pasar IOU (I Owe You) menunjukkan adanya permintaan terpendam (pent-up demand) dari para trader yang sudah tidak sabar menunggu Pi bisa diperdagangkan secara sah di exchange global.

Menurut Alva, sentimen pasar saat ini tidak boleh diremehkan. Antusiasme komunitas terus meningkat meskipun ada keraguan. Jika Pi Network mampu membuktikan janji-janjinya, terutama dengan peluncuran mainnet terbuka dan dukungan dari exchange besar, maka harga Pi berpotensi melonjak drastis dalam waktu singkat.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...