Home Tekno Pi Network Terjebak Penurunan, Investor Makin Frustrasi Sementara MAGAX Pikat Perhatian Lewat Meme-to-Earn
Tekno

Pi Network Terjebak Penurunan, Investor Makin Frustrasi Sementara MAGAX Pikat Perhatian Lewat Meme-to-Earn

Share
Pi Network MAGAX
Pi Network menghadapi penurunan dan keterlambatan Mainnet, mengecewakan jutaan miner. Sementara itu, MAGAX mencuri perhatian investor lewat utility meme-to-earn dan presale menarik dengan potensi keuntungan besar.Foto:X
Share

IKNPOS.ID -Sejak peluncurannya pada 2019, Pi Network menarik perhatian jutaan pengguna.  Dengan model mobile-first, memungkinkan siapa pun menambang Pi tanpa membutuhkan perangkat keras mahal. Dengan smartphone, siapa saja bisa berpartisipasi, menjadikannya fenomena viral di komunitas crypto.

Namun, setelah lebih dari lima tahun, proyek ini menghadapi berbagai tantangan yang membuat komunitas besar Pi frustrasi. Token Pi belum sepenuhnya terdaftar di bursa besar, dan Mainnet resmi masih tertutup, membatasi likuiditas nyata.

Meski beberapa perdagangan terjadi melalui IOU (I Owe You) di platform kecil, tim Pi Network belum mengumumkan jadwal pasti peluncuran Mainnet.

Kondisi ini memunculkan kritik luas. Dengan komunitas lebih dari 47 juta anggota, Pi Network tetap kesulitan memberikan transparansi dan harga pasar yang nyata untuk tokennya. Banyak pengguna awal kini mempertanyakan apakah janji reward akan terealisasi.

Salah satu masalah utama adalah ketidakpastian harga Pi. Karena token ini tidak dapat diperdagangkan di bursa besar seperti Binance atau Coinbase, nilai yang ada masih spekulatif dan sering berdasarkan pasar IOU. Beberapa IOU sebelumnya diperdagangkan antara $20 hingga $40, namun tidak didukung likuiditas resmi atau kemitraan bursa, sehingga kurang sahih.

MAGAX Tantang Pi Network

Sementara Pi tertahan oleh masalah teknis dan transparansi, proyek baru seperti MAGAX menarik perhatian investor dengan strategi jelas dan pertumbuhan cepat. MAGAX mengusung konsep meme-to-earn, di mana pengguna bisa mendapatkan reward dengan membuat konten viral dan ikut kampanye komunitas.

Presale MAGAX menawarkan insentif besar: harga Stage 1 hanya $0,00027, memberikan potensi keuntungan hingga 166x bagi pembeli awal jika adopsi terus meningkat. Model deflasi dengan token burn membuat pasokan semakin langka, berbeda dengan risiko oversupply yang mungkin muncul pada Pi ketika Mainnet resmi berjalan. MAGAX juga telah melewati audit CertiK, memberikan rasa aman bagi investor awal.

Kontras ini menekankan satu pelajaran penting di dunia crypto: eksekusi lebih penting daripada hype. Pi Network memiliki jutaan pengguna, namun keterlambatan peluncuran Mainnet melemahkan minat investor. Di sisi lain, MAGAX menawarkan utilitas nyata dan progress yang terlihat, menarik perhatian retail dengan cepat.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...