Home Borneo Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kaltim Bebas Biaya Administrasi Kredit Rumah
Borneo

Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kaltim Bebas Biaya Administrasi Kredit Rumah

Share
Share

IKNPOS.ID – Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kalimantan Timur (Kaltim) diberi kemudahan untuk mendapatkan kredit perumahan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan menanggung beban pembayaran atau menggratiskan biaya administrasi kepemilikan rumah.

Menurut Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, bantuan biaya administrasi tersebut disalurkan melalui program gratispol yang telah dikerjasamakan dengan pihak Bank Kaltimtara sebagai penyalur pembiayaan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan dalam rangka memastikan kepemilikan rumah lebih mudah, terjangkau, dan inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Kita tanggung biaya administrasi senilai Rp10 juta. Kita gratiskan biaya proses kepemilikan rumah bagi masyarakat Kaltim,” kata Rudy, Kamis, 21 Agustus 2025.

Rudy menuturkan, biaya administrasi kepemilikan rumah akan ditanggung Pemprov Kaltim, sehingga masyarakat hanya membayarkan angsuran kredit rumah per bulan.

“Proses administrasi yang akan kita tanggung untuk rumah senilai Rp180 juta hingga Rp190 juta per unit,” tambah Rudy.

Terdapat 177 Ribu MBR di Kaltim

Rudy menjelaskan, saat ini terdata sekitar 177 ribu orang sebagai warga rentan atau MBR yang tersebar di kabupaten dan kota di Kaltim.

“Mereka terdiri petani, nelayan juga ojek, bahkan tidak sedikit anggota TNI dan Polri dengan penghasilan terbatas,” ungkap Rudy.

Selain masalah masyarakat yang belum punya rumah, lanjut Rudy masalah lain terkait perumahan yang juga menjadi perhatian pemerintah adalah masyarakat punya rumah tapi dalam kondisi tidak layak huni.

Tercatat sekitar 60 ribu rumah harus dibenahi, juga 250 ribu rumah tidak layak huni.

Dirut PT BPD Kaltimtara Muhammad Yamin menyebutkan dalam proses perbankan ada biaya administrasi kredit dan biaya provisi kredit, termasuk biaya notaris dan lainnya.

“Pak Gubernur sebut Rp10 juta, karena itu maksimum. Kalau kami hitung kisaran Rp7 juta hingga Rp8 juta untuk biaya administrasi ini,”jelasnya.

Yamin mengatakan BPD Bankaltimtara telah melaksanakan Program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sejak tahun 2012 sampai 2024.

Share
Related Articles
Borneo

Kawasan Konservasi TNK di Kabupaten Penyangga IKN Dibuka Selama Libur Lebaran

IKNPOS.ID - Kawasan konservasi Taman Nasional Kutai (TNK), yaitu Sangkima Jungle Park...

Layanan kunjungan Lebaran Lapas Samarinda
Borneo

Suasana Haru Lebaran di Lapas Samarinda, Ratusan Warga Binaan Lepas Rindu dengan Keluarga

IKNPOS.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Samarinda, Kalimantan Timur, menghadirkan...

MedcoEnergi Cetak Rekor Produksi Migas Tertinggi Sepanjang Sejarah, Saham MEDC Bakal To The Moon?
Borneo

Italia Investasi Rp254 Triliun di Kaltim, Produksi Raksasa Dimulai 2028

IKNPOS.ID - Raksasa energi asal Italia, Eni, resmi mengambil keputusan investasi akhir...

Borneo

Dorong Konektivitas PPU-IKN, Jembatan Sungai Riko Akan Dibangun 2026

IKNPOS.ID — Pembangunan jembatan Sungai Riko menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat...