Home Tekno Ini Alasan Pakar Peringatkan Investor Pi Network Hati-hati di Tahun 2026
Tekno

Ini Alasan Pakar Peringatkan Investor Pi Network Hati-hati di Tahun 2026

Share
Pi Network (PI) kembali menjadi berita Utama.
Pi Network (PI) kembali menjadi berita Utama.
Share

IKNPOS.ID – Pi Network (PI) kembali menjadi berita Utama. Namun, Pi Network menjadi berita Utama bukan karena alasan yang diharapkan banyak investor.

Saat ini PI diperdagangkan pada harga $0,3844 dengan kapitalisasi pasar $3,01 miliar.

Token ini telah merosot 5,11% dalam seminggu terakhir, menimbulkan kekhawatiran baru tentang prospek jangka panjangnya.

Meskipun komunitas Pi tetap besar dan aktif, para ahli memperingatkan bahwa proyek ini masih menghadapi tantangan serius di tahun 2026.

Mulai dari peluncuran mainnet yang tertunda hingga adopsi dunia nyata yang terbatas, tanda-tanda bahaya sulit diabaikan.

Mainnet yang Terhenti dan Frustrasi Investor

Kekhawatiran yang paling mendesak adalah Mainnet Terbuka Pi yang belum diluncurkan.

Selama bertahun-tahun, proyek ini berada dalam fase Mainnet Tertutup.

Ini mencegah Pi Coin diperdagangkan secara bebas di bursa global.

Tanpa transisi ini, Pi kekurangan likuiditas sejati dan penemuan harga yang andal.

Yang menambah frustrasi adalah proses verifikasi Know Your Customer (KYC) yang lambat.

Ini menyebabkan jutaan pengguna tidak dapat memigrasikan token mereka.

Hambatan ini terus membatasi partisipasi dan menimbulkan keraguan tentang kemampuan proyek untuk berkembang.

Utilitas Terbatas Meskipun Basis Pengguna Pi Network Besar

Nilai mata uang kripto bergantung pada kasus penggunaan di dunia nyata.

Tetapi, PI masih kesulitan untuk memberikan adopsi yang berarti.

Meskipun beberapa aplikasi terdesentralisasi (dApps) ada dalam ekosistemnya.

Namun, sebagian besar masih kurang berkembang atau kurang melibatkan pengguna secara aktif.

Para ahli memperingatkan bahwa kecuali Pi menunjukkan kemajuan nyata dengan ekonomi dApps dan fungsionalitas peer-to-peer-nya.

Tapi, basis penggunanya yang besar saja tidak akan cukup untuk mempertahankan nilai dalam jangka panjang.

Masalah Sentralisasi dan Transparansi

Masalah lainnya adalah tata kelola proyek yang terpusat.

Tim Inti Pi mempertahankan kendali yang signifikan atas pengembangan, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...