Home Tekno Harga Pi Network Terancam Ambruk? 600 Juta Token Akan Terbuka Menjelang Akhir Tahun
Tekno

Harga Pi Network Terancam Ambruk? 600 Juta Token Akan Terbuka Menjelang Akhir Tahun

Share
600 juta token Pi
Lebih dari 600 juta token Pi akan dilepas ke pasar hingga akhir 2025. Tanpa likuiditas dan permintaan yang cukup, harga Pi Coin bisa terjun bebas.Foto:Coga
Share

IKNPOS.ID – Pi Network tengah berada di ambang masa paling genting dalam sejarah perjalanannya. Selama beberapa bulan terakhir, isu tentang unlocking token telah menjadi bahan diskusi hangat komunitas. Kini, spekulasi itu segera menjadi kenyataan: lebih dari 600 juta token Pi dijadwalkan memasuki peredaran pasar secara bertahap hingga akhir tahun 2025.

Menurut akun komunitas @Pinetworkmember, distribusi besar-besaran ini dimulai pada Agustus dengan sekitar 139 juta token, lalu 116 juta token di September, 93 juta di Oktober, 102 juta di November, dan puncaknya 170 juta token Pi akan dilepas pada Desember 2025. Selain itu, migrasi harian dari wallet pengguna terus menambah 3 hingga 5 juta token ke dalam sirkulasi setiap harinya.

Dampak Langsung: Harga Anjlok 25% dalam Sehari

Peringatan dini sempat terbukti pada 15 Juli 2025, ketika sebanyak 337 juta token Pi dibuka hanya dalam satu hari. Dampaknya tidak main-main: harga langsung turun hingga 25%, menjadi sinyal kuat bahwa tekanan suplai bisa berdampak besar terhadap harga pasar.

Kekhawatiran pun menyeruak: apakah likuiditas dan permintaan saat ini cukup kuat untuk menyerap limpahan suplai yang begitu masif?

600 Juta Token Pi Dilepas: Permintaan Lemah & Ekosistem yang Belum Siap?

Meski Pi Network telah meluncurkan Pi App Studio, sebuah inisiatif untuk mempermudah pengguna non-teknis dalam membangun aplikasi di jaringan Pi, namun proyek ini dinilai masih belum mampu membangkitkan minat eksternal. Kurangnya keterbukaan terhadap ekosistem kripto lain, belum adanya kemitraan strategis, dan tidak kunjung terdaftar di bursa besar, menjadi kritik utama dari para pengamat.

Tak sedikit yang menyebut bahwa keengganan tim inti (Core Team) untuk mendesentralisasikan jaringan sepenuhnya, justru memperlambat pertumbuhan dan adopsi global.

Potensi Banjir Token hingga 2027

Kekhawatiran makin membesar setelah beredar klaim bahwa hingga tahun 2027, total token yang akan beredar bisa mencapai lebih dari 400 juta token tambahan. Menanggapi hal ini, akun @Pinetworkmember menjelaskan bahwa jumlah sebenarnya bisa mencapai beberapa miliar token karena semua token yang telah dimigrasikan dianggap sebagai “beredar”, meskipun sebagian besar masih terkunci oleh pengguna.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...