Home Tekno Harga Pi Network Terkini Masih di Bawah $0,50, Pasar Tunggu Gebrakan Open Mainnet
Tekno

Harga Pi Network Terkini Masih di Bawah $0,50, Pasar Tunggu Gebrakan Open Mainnet

Share
Pi Network Terancam? Stablecoin Jadi Primadona Kripto 2025
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Network (PI) dalam 24 jam terakhir terpantau mengalami penurunan tipis, namun tetap mempertahankan posisi di kisaran bawah $0,50. Berdasarkan pantauan dari beberapa platform perdagangan aset kripto, harga Pi saat ini berada di kisaran $0,46 hingga $0,47, tergantung bursa yang digunakan.

Data dari Bitget dan HTX menunjukkan bahwa Pi mengalami penurunan harian antara –1,3% hingga –2,2%, seiring dengan meningkatnya aktivitas jual di pasar. Volume perdagangan 24 jam tercatat cukup tinggi, yaitu sekitar $47 juta hingga $80 juta, menandakan bahwa minat terhadap aset ini masih cukup besar meski fluktuasi harga terus terjadi.

Situasi ini membuat banyak analis memperkirakan bahwa Pi masih berada dalam fase konsolidasi, sembari menunggu katalis kuat seperti peluncuran open mainnet atau kemajuan signifikan pada fitur baru sepeTentu, berikut lanjutan tiga paragraf untuk memperpanjang artikelnya menjadi lebih lengkap dan analitis:

Kondisi pasar Pi saat ini mencerminkan ketidakpastian yang masih menyelimuti proyek ini. Meskipun jaringan Pi memiliki jumlah pengguna yang sangat besar dan aktif, belum adanya peluncuran open mainnet secara resmi membuat harga Pi di berbagai platform belum mencerminkan nilai riil berdasarkan mekanisme pasar bebas.

Banyak transaksi Pi saat ini masih terjadi secara over-the-counter (OTC), yang menyebabkan variasi harga dan perbedaan likuiditas antar platform.

Di sisi lain, sejumlah sentimen positif mulai bermunculan, terutama sejak tim inti Pi mengumumkan pengembangan AI App Studio, sebuah fitur yang ditujukan untuk mendorong pengembang menciptakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan di atas ekosistem Pi.

Kehadiran fitur ini diharapkan dapat meningkatkan utilitas Pi secara nyata dan bukan hanya sebagai aset spekulatif. Namun, pengamat pasar menilai bahwa dampak dari fitur ini baru akan terasa jika sudah diadopsi luas oleh komunitas pengembang dan pengguna.

Beberapa analis bahkan menyebut harga saat ini sebagai fase akumulasi yang potensial, khususnya bagi mereka yang percaya pada visi jangka panjang proyek ini. Meski demikian, tidak sedikit pula yang memilih untuk menunggu hingga ada kejelasan mengenai timeline open mainnet, karena hal tersebut dianggap sebagai pemicu utama yang dapat menggerakkan harga Pi secara signifikan.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...