Home Tekno Ekonom Peter Schiff: Bitcoin Bukan Safe Haven, Emas Tetap Raja
Tekno

Ekonom Peter Schiff: Bitcoin Bukan Safe Haven, Emas Tetap Raja

Share
Bitcoin Bukan Safe Haven
Bitcoin Bukan Safe Haven, Image: DALL·E 3
Share

IKNPOS.ID – Bitcoin sering dipromosikan sebagai aset alternatif untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi. Namun, ekonom Peter Schiff kembali menolak klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa Bitcoin bukanlah safe haven karena terlalu fluktuatif dan tidak menawarkan perlindungan nyata saat pasar terguncang.

Menurut Schiff, jika investor ingin tempat aman ketika nilai dolar anjlok, mereka seharusnya mencari aset yang stabil secara historis. “Kamu tidak bisa sebut sesuatu sebagai safe haven kalau nilainya bisa turun 20 persen dalam semalam,” kata Schiff.

Data dari tradingview.com menunjukkan bahwa Bitcoin sangat sensitif terhadap sentimen pasar. Dalam sepekan, pergerakan harga bisa mencapai lebih dari 10 persen. Sementara itu, emas cenderung bergerak lebih stabil dan menunjukkan kekuatan saat kondisi ekonomi global tidak pasti.

Emas Dinilai Lebih Andal Saat Krisis Global

Pelemahan indeks DXY (Dollar Index) dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa nilai dolar terus tergerus. Hal ini membuat investor global mulai beralih ke aset yang mereka percayai sebagai safe haven.

Menurut laporan dari coinpedia, permintaan emas fisik global naik hingga 8 persen dalam tiga bulan terakhir. Bank sentral di berbagai negara juga terlihat meningkatkan cadangan emas mereka untuk memperkuat pertahanan terhadap ketidakpastian moneter.

Peter Schiff menilai tren ini sangat logis. Baginya, emas telah teruji selama ribuan tahun sebagai pelindung nilai kekayaan dan selalu dicari ketika sistem keuangan tradisional mulai goyah.

Schiff Konsisten Menolak Bitcoin Sebagai Aset Aman

Kritik Lama Kembali Mencuat

Sejak lama, Schiff menolak narasi bahwa Bitcoin bisa menggantikan peran emas sebagai aset penyimpan nilai. Ia menganggap Bitcoin hanyalah aset spekulatif, tanpa dukungan fundamental dan terlalu bergantung pada tren pasar jangka pendek.

Ia menambahkan bahwa Bitcoin tidak menunjukkan korelasi negatif yang konsisten terhadap pelemahan dolar. Artinya, saat dolar jatuh, Bitcoin tidak selalu naik. Itu artinya Bitcoin belum layak disebut sebagai aset safe haven sejati.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...