Home Tekno Ada Pihak yang Hancurkan Pi Network? Temuan Terbaru: 17 Miliar Pi Coin Dimusnahkan oleh Alamat Burn
Tekno

Ada Pihak yang Hancurkan Pi Network? Temuan Terbaru: 17 Miliar Pi Coin Dimusnahkan oleh Alamat Burn

Share
Share

IKNPOS.ID – Dunia kripto kembali dihebohkan! Kali ini datang dari Pi Network. Di tengah berbagai pertanyaan soal masa depan Pi Coin (PI), muncul kabar mengejutkan dari laporan terbaru bulan Juni 2025.

Ternyata, ada satu alamat misterius yang menyimpan lebih dari 17 miliar koin PI! Tapi yang bikin heboh, alamat itu bukan milik pengguna biasa, bukan developer, apalagi investor besar. Itu adalah alamat burn – alamat pembakaran koin!

Apa Itu Alamat Burn?

Buat kamu yang belum tahu, burn address adalah alamat khusus di dunia kripto yang dipakai untuk “menghilangkan” koin dari peredaran. Koin yang dikirim ke sana tidak bisa diambil lagi, karena tidak ada satu orang pun yang punya akses ke dompet itu.

Sama seperti membakar uang kertas—begitu dibakar, ya hilang selamanya.

Nah, alamat burn paling terkenal di blockchain punya format:
0x000000000000000000000000000000000000dEaD

Dan sekarang, alamat itu jadi pemilik koin Pi terbanyak di jaringan!

Kenapa Ada yang Bakar 17 Miliar Koin?

Pertanyaannya: siapa yang mengirim 17 miliar koin PI ke alamat mati ini? Dan kenapa?

Sampai sekarang, tim Pi Network belum kasih penjelasan resmi. Apakah ini bagian dari strategi untuk mengurangi suplai? Atau hanya membersihkan sisa koin dari masa uji coba (testnet)? Atau ada sesuatu yang tidak kita ketahui?

Yang jelas, pembakaran sebanyak itu bikin geger komunitas. Karena jumlahnya hampir 17,5% dari total suplai yang ada. Gede banget!

100 Dompet Kuasai Hampir Semua Koin

Bukan cuma itu aja. Dalam laporan yang sama, ditemukan bahwa 100 dompet terbesar menguasai 96,37% dari semua koin PI yang tercatat on-chain.

Artinya, hampir seluruh koin yang beredar cuma dipegang oleh segelintir orang. Ini bikin pasar jadi sangat gampang digoyang.

Bayangin kalau salah satu “whale” (sebutan untuk pemilik koin besar) melepas sebagian PI-nya ke pasar. Harga bisa langsung jatuh. Sebaliknya, kalau mereka tahan koin, harga bisa melonjak tajam—tapi bukan karena faktor alami, melainkan karena dikendalikan.

Kondisi kayak gini jelas jauh dari prinsip “desentralisasi” yang biasanya jadi nilai utama dunia kripto.

Waspadai Dampaknya

Banyak analis khawatir soal masa depan Pi Coin kalau distribusinya masih timpang begini.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...