Home Tekno HEBOH! Jelang Pi2Day 2025, Nicolas Kokkalis Muncul di Forum AI Dunia, Apa yang Sedang Direncanakan?
Tekno

HEBOH! Jelang Pi2Day 2025, Nicolas Kokkalis Muncul di Forum AI Dunia, Apa yang Sedang Direncanakan?

Share
Tanggal 28 Juni Spesial untuk Pi Network.
Tanggal 28 Juni Spesial untuk Pi Network.
Share

IKNPOS.ID – Hanya tinggal hitungan hari menuju Pi2Day 2025 hari spesial tahunan yang paling ditunggu oleh komunitas Pi Network, yang dikenal sebagai Pioneers.

Harapan besar membumbung tinggi. Banyak yang menduga akan ada pengumuman penting, dari listing di bursa hingga peluncuran fitur baru.

Namun, harapan ini datang bersamaan dengan tekanan berat dari pasar global. Selama seminggu terakhir, pasar kripto mengalami penurunan sekitar 7 persen, dan lebih parahnya lagi, Pi Coin (PI) turun lebih dari dua kali lipat dari angka tersebut.

Apa Itu Pi2Day? Hari Spesial Para Pioneers

Pi2Day dirayakan setiap 28 Juni, melambangkan “2 kali Pi” (2 × 3,14 = 6,28). Jika sebelumnya kita mengenal Pi Day pada 14 Maret, maka Pi2Day adalah momen refleksi dan perayaan perkembangan proyek Pi Network sepanjang tahun.

Menurut data dari Google Trends, pencarian kata “Pi2Day” memuncak pada 21 Juni, menandakan antusiasme tinggi dari pengguna global, termasuk dari Indonesia yang merupakan salah satu basis komunitas Pi terbesar di dunia.

Kabar KYC dan Bocoran GenAI: Apa yang Dinantikan Komunitas?

Beberapa hari sebelum Pi2Day, tim inti Pi Network sudah meluncurkan fitur sinkronisasi KYC yang selama ini jadi keluhan utama para pengguna.

Fitur ini memungkinkan proses verifikasi menjadi lebih efisien dan tuntas. Ini seperti sinyal bahwa mereka siap memasuki fase yang lebih serius.

Tapi bukan itu saja. Sebuah unggahan di akun X (Twitter) resmi Pi Network mengungkapkan pertanyaan yang bikin penasaran:

“Apa hubungan GenAI dengan Pi Network? Kenapa salah satu pendiri Pi, Nicolas Kokkalis, ikut panel GenAI di Consensus 2025? Jawabannya akan diumumkan di Pi2Day (28 Juni 2025).”

Spekulasi pun bermunculan. Beberapa pengguna meyakini Pi Network akan mulai mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan generatif (Generative AI/GenAI) dalam ekosistemnya. Teknologi ini disebut-sebut bisa:

  • Mengoptimalkan efisiensi proses mining

  • Personalisasi pengalaman pengguna

  • Memungkinkan dApps canggih

  • Mendeteksi ancaman keamanan secara real-time

Jika ini benar, bisa jadi Pi Network akan naik kelas, bukan hanya sebagai proyek kripto, tapi juga sebagai platform teknologi berbasis AI dan blockchain.

Share
Related Articles
Tekno

Bocoran Vivo Y600 Pro Terbaru: Bawa Baterai Raksasa 10.200 mAh dan Sertifikasi IP69

IKNPOS.ID - Pasar ponsel pintar kembali geger dengan peluncuran Vivo Y600 Pro...

Tekno

Bocoran Huawei Mate XT 2: Engsel Lebih Kokoh dan Baterai Lebih Besar

Huawei dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel lipat tiga generasi terbarunya, Huawei Mate...