Home Tekno Apa Dampak Setelah Pi2Day: Gelombang Migrasi dan Aktivasi Mainnet?
Tekno

Apa Dampak Setelah Pi2Day: Gelombang Migrasi dan Aktivasi Mainnet?

Share
Tanggal 28 Juni Spesial untuk Pi Network.
Tanggal 28 Juni Spesial untuk Pi Network.
Share

IKNPOS.ID – Salah satu fokus utama Pi2Day 2025 adalah mempercepat proses KYC (Know Your Customer) dan migrasi token ke Open Mainnet. Core Team baru-baru ini merilis fitur ‘Synchronize KYC Status’ untuk mengatasi kendala status KYC yang tidak sinkron antara aplikasi Pi Mining dan Pi Browser.

Langkah ini diyakini dapat membuka jalan bagi jutaan pengguna yang sebelumnya tertahan untuk akhirnya dapat menggunakan dompet Mainnet, mengakses aplikasi berbasis Pi (Pi Apps), dan menjalankan transaksi dengan aman di jaringan utama.

Jika sinkronisasi berjalan lancar, maka diprediksi akan terjadi:

  • Lonjakan jumlah wallet aktif di Mainnet
  • Bertambahnya validator dan partisipan jaringan
  • Peningkatan adopsi dApp dan marketplace internal Pi
  • Stabilitas yang lebih tinggi pada sistem ekonomi tertutup (enclosed ecosystem)
  • Harapan Komunitas: Listing, Nilai GCV, dan Adopsi Global

Meskipun Core Team belum mengumumkan secara resmi apakah akan ada listing di bursa kripto publik (exchange), banyak Pioneer berharap Pi2Day 2025 menjadi momen pengakuan nilai Global Consensus Value (GCV) dan awal terbukanya akses menuju ekonomi terbuka (open network).

Beberapa harapan besar komunitas meliputi:

  1. Pengumuman resmi listing Pi di exchange global
    Ini menjadi harapan tertinggi, meski penuh spekulasi. Pioneer menginginkan nilai GCV ($314,159) mendapat pengakuan di pasar terbuka.
  2. Roadmap Smart Contract & Pengembangan Tools
    Dengan dukungan smart contract, pengembang bisa membangun lebih banyak aplikasi di ekosistem Pi.
  3. Ekspansi kemitraan komersial dan integrasi merchant
    Diharapkan ada lebih banyak merchant yang menerima pembayaran dengan Pi secara langsung, baik lokal maupun internasional.

Transparansi dari Core Team
Komunitas mendambakan komunikasi yang lebih terbuka soal tahapan teknis, jadwal pembaruan, serta kejelasan arah proyek.

Potensi Risiko: Ekspektasi vs Realita
Seperti event besar lainnya, Pi2Day juga membawa potensi risiko, terutama jika tidak ada pembaruan besar yang diumumkan. Komunitas sangat antusias, tapi jika harapan tidak terpenuhi—misalnya tidak ada listing atau roadmap yang jelas—dapat memicu:

  • Kekecewaan massal
  • Penurunan harga Pi di pasar OTC (peer-to-peer)
  • Meningkatnya FUD (Fear, Uncertainty, Doubt)

Karena itu, penting bagi pengguna untuk tetap realistis, mengapresiasi perkembangan yang ada, dan tidak terlalu bergantung pada hype semata.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...