Home Tekno Hyperliquid Jadi Sorotan, Harga Melonjak Tajam Imbas Sentimen Binance US
Tekno

Hyperliquid Jadi Sorotan, Harga Melonjak Tajam Imbas Sentimen Binance US

Share
Share

IKNPOS.ID – Dalam sehari terakhir, harga token Hyperliquid (HYPE) meroket mendekati rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $39 setelah Binance US mengumumkan rencana untuk mencatatkan token DEX ini di platform perdagangan spot. Lonjakan ini tidak hanya menarik perhatian para investor, tetapi juga memperlihatkan potensi adopsi yang semakin meluas untuk HYPE.

Menurut data CoinMarketCap, nilai HYPE melonjak ke kisaran $37, atau naik lebih dari 14% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan tersebut secara nyata mendekatkan harga token ini ke titik puncak yang pernah dicapai pada 26 Mei lalu. Kabar tentang listing di Binance US menjadi pemicu utama sentimen bullish pasar terhadap Hyperliquid.

Hingga saat ini, belum ada jadwal pasti terkait kapan listing tersebut akan efektif. Meski demikian, pengumuman tersebut sudah cukup memicu antusiasme pasar. Minat terhadap Hyperliquid sendiri memang tengah meningkat, terutama karena statusnya sebagai bursa terdesentralisasi (DEX) yang beberapa waktu terakhir ramai dibicarakan—sebagian besar berkat aktivitas leverage tinggi yang dilakukan oleh James Wynn. Wynn disebut-sebut menjual token HYPE senilai $4 juta, kemudian membuka posisi long Bitcoin (BTC) 40x senilai $100 juta di platform DEX ini.

Di samping efek berita listing, kenaikan harga HYPE juga didukung oleh lonjakan pendapatan yang dicetak platform tersebut. Hyperliquid menjalankan program buyback dan burn, yang menggunakan sebagian pendapatan mereka untuk membeli kembali token HYPE dan membakarnya, sehingga pasokan token berkurang. Laporan DeFiLlama menunjukkan bahwa platform ini mencatat pendapatan sebesar $64,3 juta pada bulan lalu, naik signifikan dibandingkan $40,94 juta pada April. Selama tiga bulan terakhir, Hyperliquid konsisten masuk ke jajaran protokol dengan pendapatan tertinggi.

Berkat performa keuangan tersebut, kapitalisasi pasar HYPE melambung ke angka $12,55 miliar, menjadikannya kripto terbesar ke-11 saat ini, tepat di belakang Cardano (ADA).

Dukungan dari Tokoh Industri

Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, turut memberikan komentar positif terhadap aksi James Wynn. Melalui posting di X, Hayes menyebut strategi long Bitcoin yang dijalankan Wynn sebagai “salah satu kampanye pemasaran bursa terbaik dalam sejarah kripto,” sekaligus menegaskan optimismenya terhadap Hyperliquid dengan slogan “HYPE untuk kemenangan.” Hayes, yang juga tercatat sebagai pemegang HYPE, beberapa waktu lalu bahkan memprediksi bahwa harga token ini bisa melejit hingga $100, terutama setelah ia melihat posisi BTC senilai $1 miliar yang dibuka Wynn di platform DEX tersebut. Dukungan dan prediksi seperti ini semakin menambah optimisme pasar mengenai prospek jangka panjang HYPE.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...