Home Tekno Terungkap! Strategi Gila Pi Network Tunda Listing Binance, Langkah Nekat atau Strategi Brilian?
Tekno

Terungkap! Strategi Gila Pi Network Tunda Listing Binance, Langkah Nekat atau Strategi Brilian?

Share
Spekulasi Binance listing Pi
Spekulasi Biance listing PI mampu mendongkrak harga Pi Coin dalam 24 jam terkahir hingga menyentuh angka $1,74. Foto: Bitcoin World
Share

IKNPOS.ID – Di tengah geliat pasar kripto yang mulai bangkit, Pi Coin justru mengalami penurunan harga hingga 3%, dan kini diperdagangkan di kisaran $0,58.

Dalam 24 jam terakhir, nilainya sempat naik turun antara $0,6087 dan $0,56, menciptakan kegelisahan di kalangan investor dan komunitas Pi Network.

Banyak yang bertanya-tanya: kenapa sampai sekarang Pi Network belum listing di Binance? Apakah ini hanya strategi terlambat, atau justru jurus rahasia untuk masa depan yang lebih cerah?

Kenapa Pi Network Belum Listing di Binance?

Berbeda dengan mayoritas koin baru yang buru-buru masuk ke bursa kripto besar seperti Binance demi menarik perhatian dan likuiditas, Pi Network memilih untuk menunda. Tapi bukan tanpa alasan.

Menurut akun PiNewsLast24Hrs di platform X (dulu Twitter), keputusan untuk menunda listing Pi Coin di Binance ini bisa jadi strategi cerdas untuk melindungi investor jangka panjang.

Ketika koin baru langsung dilempar ke bursa besar, biasanya akan terjadi lonjakan harga yang tidak realistis, lalu diikuti penurunan tajam.

Inilah yang sering disebut sebagai pump and dump. Dalam skenario seperti itu, para trader jangka pendek untung besar, sementara investor sejati sering jadi korban.

Membangun Utilitas Sebelum Membangun Hype

Strategi Pi Network cukup unik. Alih-alih mengejar sensasi pasar, tim pengembang justru sibuk membangun ekosistem tertutup yang memungkinkan pengguna menggunakan Pi Coin secara nyata  mulai dari pembelian dalam aplikasi hingga transaksi di aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Ini bukan sekadar koin, tapi bagian dari ekonomi digital peer-to-peer yang nyata.

Dengan mendorong adopsi merchant dan penggunaan nyata sebelum listing, Pi Network ingin memastikan bahwa saat waktunya tiba, harga Pi Coin akan mencerminkan nilai fungsional, bukan sekadar spekulasi pasar.

Kontrol Tokenomics dengan Menunda Listing

Salah satu keuntungan besar dari menunda listing adalah pengendalian tokenomics. Selama belum masuk Binance, tim Pi Network masih bisa mengatur sirkulasi koin dengan lebih ketat.

Ini mencegah pemain besar (alias whale) mengumpulkan Pi dalam jumlah masif lalu mendikte harga seenaknya.

Pengendalian suplai ini juga membantu mencegah lonjakan likuiditas dadakan yang bisa memicu pump-and-crash.

Stabilitas harga di masa awal sangat krusial, dan Pi tampaknya tidak mau mengulang kesalahan banyak altcoin lain yang terlalu cepat listing.

Share
Related Articles
Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...

Tekno

Gebrakan HP Murah, Tecno Pop X Meluncur dengan Fitur Walkie-Talkie dan Layar 120Hz

IKNPOS.ID - Tecno kembali memanaskan persaingan pasar ponsel pintar kelas bawah (entry-level) dengan...

Fitur Walkie-Talkie Tecno Pop X
Tekno

Tecno Pop X Resmi Meluncur: Bawa Fitur Walkie-Talkie Tanpa Internet dan Ella AI

IKNPOS.ID – Tecno kembali menggebrak pasar ponsel pintar kelas pemula dengan merilis...