Home Tekno Investor ‘Kabur’ dari Pi Network, Inilah Alasan Coldware (COLD) Jadi Pilihan Utama?
Tekno

Investor ‘Kabur’ dari Pi Network, Inilah Alasan Coldware (COLD) Jadi Pilihan Utama?

Share
PiDaoSwap siap lawan manipulasi
PiDaoSwap dibangun komunitas Pi Network siap lawan manipulasi harga Pi di bursa eksternal.Foto:Pintu
Share

IKNPOS.ID – Pi Network yang lama dinantikan akhirnya meluncurkan mainnet pada Februari 2025. Namun, harapan besar yang melekat pada proyek ini justru berujung kekecewaan.

Hanya dalam waktu kurang dari 30 hari, harga token PI anjlok hingga 70%, membuat para investor besar mulai melirik alternatif yang lebih menjanjikan.

Salah satu proyek yang kini menjadi sorotan adalah Coldware (COLD), sebuah blockchain berbasis mobile dengan teknologi canggih yang diklaim mampu mengatasi kelemahan Pi Network.

Coldware: Revolusi Blockchain Mobile

Coldware (COLD) hadir dengan pendekatan yang berbeda dibandingkan Pi Network. Ini bukan sekadar proyek crypto biasa, melainkan sebuah ekosistem berbasis mobile yang dikembangkan dengan teknologi Proof-of-Stake (PoS) Layer-1.

Dengan teknologi ini, Coldware mampu menangani transaksi dalam jumlah besar secara efisien dan hemat daya. Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan meliputi:

  • Litenodes: Perangkat keras portabel yang memungkinkan pengguna smartphone berpartisipasi dalam jaringan blockchain tanpa menguras sumber daya besar.
  • Decentralized dApp Store: Marketplace khusus aplikasi berbasis blockchain yang inovatif dan ramah pengguna mobile.
  • PayFi Capabilities: Fitur keuangan terintegrasi yang memungkinkan transaksi cepat dengan biaya rendah.

Token asli ekosistem ini, $COLD, menjadi pusat dari semua transaksi, termasuk staking dan akses ke aplikasi terdesentralisasi.

Lebih dari itu, token ini memungkinkan integrasi dengan perangkat IoT seperti smartphone Larna 2400® dan laptop ColdBook.

Mengapa Investor Pi Network Beralih ke Coldware?

Peluncuran mainnet Pi Network semula diharapkan membawa revolusi di dunia crypto. Namun, realitanya justru sebaliknya.

Harga token PI yang pada 27 Maret 2025 berkisar $0,84 – $0,85 mengalami penurunan drastis lebih dari 70% dari puncaknya pada Februari.

Investor besar atau whales yang semula menaruh harapan tinggi mulai kehilangan kepercayaan. Beberapa alasan utama investor beralih ke Coldware meliputi:

  • Teknologi Litenodes: Memberikan desentralisasi tanpa memerlukan perangkat keras yang berat dan mahal.
  • DePin Utility: Memanfaatkan infrastruktur fisik terdesentralisasi untuk menciptakan aplikasi blockchain yang lebih praktis.
  • Staking Langsung dari Mobile: Memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan langsung dari perangkat mereka tanpa perlu peralatan tambahan.

Keunggulan teknologi ini membuat Coldware semakin menarik bagi investor yang kecewa dengan Pi Network.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...