IKNPOS.ID – Mining crypto adalah proses memvalidasi transaksi blockchain menggunakan kekuatan komputasi. Namun, tidak semua aset digital bisa ditambang—hanya yang menggunakan Proof of Work (PoW). Berikut 5 Kripto yang dapat ditambang dengan GPU dan ASIC.
Daftar Kripto yang Masih Bisa Ditambang di 2025
Berikut beberapa crypto berbasis PoW yang masih menguntungkan untuk mining:
- Bitcoin (BTC) – Raja Crypto Mining
- Algoritma: SHA-256
- Peralatan: ASIC miner (seperti Antminer S19)
- Kesulitan Mining: Sangat tinggi, hanya menguntungkan dengan listrik murah.
- Litecoin (LTC) – Alternatif Bitcoin dengan Scrypt
- Algoritma: Scrypt
- Peralatan: ASIC (seperti Antminer L7) atau GPU high-end.
- Keunggulan: Biaya transaksi lebih rendah daripada BTC.
- Monero (XMR) – Mining Ramah CPU
- Algoritma: RandomX
- Peralatan: CPU (seperti AMD Ryzen 9)
- Keunggulan: Lebih terdesentralisasi dan privasi-oriented.
- Ravencoin (RVN) – GPU Mining Terbaik
- Algoritma: KAWPOW
- Peralatan: GPU (NVIDIA RTX 3080/AMD RX 6800)
- Target: Pembuatan token aset berbasis blockchain.
- Ethereum Classic (ETC) – Fortisimo GPU Mining
- Algoritma: Ethash
- Peralatan: GPU (setelah Ethereum beralih ke PoS)
- Potensi: Masih banyak miner yang beralih dari ETH ke ETC.
Peralatan Mining: GPU vs. ASIC, Mana Lebih Baik?
- GPU Mining
- Cocok untuk: Ravencoin, Ethereum Classic, Monero.
- Kelebihan: Fleksibel untuk berbagai algoritma.
- Kekurangan: Profitabilitas turun jika harga crypto anjlok.
- ASIC Mining
- Cocok untuk: Bitcoin, Litecoin.
- Kelebihan: Efisiensi tinggi untuk algoritma tertentu.
- Kekurangan: Harga mahal dan tidak bisa dipakai untuk altcoin lain.
Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Mining
- Biaya Listrik: Mining Bitcoin bisa menghabiskan $3.000/tahun dalam listrik.
- Kesulitan Jaringan: Semakin banyak miner, semakin kecil reward.
- Harga Crypto: Jika harga turun, mining jadi tidak menguntungkan.
Alternatif Mining: Cloud Mining dan Staking
- Cloud Mining
- Cara Kerja: Menyewa hashrate dari provider seperti Genesis Mining.
- Keuntungan: Tidak perlu beli alat, maintenance rendah.
- Risiko: Banyak scam, ROI lama.
- Staking Crypto
- Cara Kerja: Mengunci koin di wallet untuk dapat reward (contoh: Ethereum 2.0).
- Keuntungan: Passive income tanpa alat mahal.
- Kekurangan: Butuh modal besar untuk reward signifikan.
Proof of Work (PoW) vs. Proof of Stake (PoS)
- Proof of Work (PoW):
- Memerlukan perangkat keras (GPU/ASIC) untuk menyelesaikan perhitungan kompleks.
- Contoh: Bitcoin, Litecoin, Monero.
- Proof of Stake (PoS):
- Tidak membutuhkan mining, melainkan staking (mengunci aset untuk validasi).
- Contoh: Ethereum 2.0, Cardano, Solana.
Apakah Mining Masih Menguntungkan?
- Untuk Pemula: Mulai dengan GPU mining (RVN, ETC) atau staking.
- Investor Serius: ASIC mining Bitcoin/Litecoin jika listrik murah.
- Alternatif: Cloud mining bisa dicoba, tapi hati-hati dengan scam.
Apa pendapatmu? Mining kripto mana yang paling menarik untuk dicoba?